Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 sudah tak lagi muncul di permukaan air alias tenggelam di Laut Jawa. Anggota TNI Angkatan Laut (AL) menyelam untuk mengevakuasi korban.
Tiga kapal Republik Indonesia (KRI) dikerahkan ke lokasi tenggelamnya KM Virgo. Anggota TNI AL juga membawa Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) dan sekoci dalam operasi pencarian dan penyelamatan (search and rescue/SAR) bawah laut.
Anggota Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) dikerahkan untuk melakukan operasi SAR bawah laut terhadap penumpang KM Virgo Transport 8.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini Tim SAR TNI AL (KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Canopus-936, KRI Pulau Fani-731) menurunkan RHIB dan Sekoci membawa Tim Kopaska dan Tim Koppeba untuk melaksanakan penyelaman di lokasi KM Virgo Transport 8," kata Kadispenal Laksma Tunggul, Jumat (18/9/2026).
Tim gabungan TNI AL dapat masuk ke kapal Virgo yang sudah tenggelam. Mereka mengevakuasi 3 jenazah yang terdiri dari dua orang pria dan seorang wanita.
"Adapun hasil operasi Tim Koppeba dan Kopaska berhasil memasuki ruangan kapal dengan memecahkan kaca Jendela, 3 jenazah berhasil dievakuasi," katanya.
Jenazah ketiganya lalu dievakuasi dari KM Virgo Transport 8 ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332. Selanjutnya KRI I Gusti Ngurah Rai-332 menuju perairan Banjarmasin untuk proses evakuasi jenazah ke darat.
129 Korban Belum Ditemukan
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap belum ada penambahan jumlah korban Kapal Virgo Transport 8 yang bisa dievakuasi. Basarnas kini berupaya mengangkat bangkai kapal itu.
Hingga kini, korban yang bisa dievakuasi masih berjumlah 114 orang. Sebanyak 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan kapal di Laut Jawa tersebut.
"Hingga hari ini, belum ada penambahan korban yang ditemukan," ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, dilansir detikSumbagsel, Kamis (17/9/2026) malam.
Diketahui, sejak hari kedua pencarian 129 korban hilang Kapal Virgo, opsi penyelaman telah dipilih untuk memeriksa bagian dalam kapal. Namun, opsi itu belum bisa dilaksanakan karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang membuat operasi penyelaman ditunda.
Setelah 114 korban dievakuasi, Basarnas menyiapkan langkah pengangkatan bangkai kapal melalui operasi salvage. "Perlengkapan milik pihak pemilik kapal mulai digeser untuk mendukung operasi salvage (membalikkan badan kapal). Perkembangan teknis berikutnya akan disampaikan setelah peralatan pendukung tiba dan persiapan operasi dapat dilaksanakan," ujar Yudhi.
Hingga hari kelima operasi SAR, Kamis (17/9) pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 114 korban ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Saksikan Live DetikSore:
(jbr/imk)


















































