Kapolda Banten Gandeng Ormas-Ojol untuk Perkuat Deteksi Gangguan Kamtibmas

1 day ago 5

Jakarta -

Kapolda Banten Irjen Hengki mengumpulkan sekitar 22 kelompok masyarakat dalam apel Sabuk Kamtibmas Banten. Hengki ingin memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Apel Sabuk Kamtibmas ini digelar di Mapolda Banten, Kota Serang. Apel dipimpin oleh Irjen Hengki didampingi Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah dan Kasrem Maulana Yusuf Kolonel Inf Shofanudin. Dalam apel itu dibacakan juga ikrar untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di Banten.

"Sabuk Kamtibmas ini dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya dari ormas, LSM, Pokdar, Senkom, IPSI, ojek online, tadi ada 22 perwakilan elemen masyarakat," kata Hengki, pada Kamis (20/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolda Banten Irjen Hengki mengumpulkan sekitar 22 kelompok masyarakat dalam apel Sabuk Kamtibmas Banten.Kapolda Banten Irjen Hengki mengumpulkan sekitar 22 kelompok masyarakat dalam apel Sabuk Kamtibmas Banten. Foto: Arief/detikcom

Menurut Hengki, Banten memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari industri, pelabuhan, pesisir hingga pusat perdagangan. Karena itu, perlu ada langkah pencegahan dini.

"Keragaman tersebut menghadirkan dinamika kamtibmas yang menuntut kemampuan deteksi dan langkah pencegahan sejak dini," ucap Hengki.

"Oleh karena itu, peran Sabuk Kamtibmas harus semakin mendekatkan pelayanan, bukan hanya menyelesaikan masalah yang terjadi, melainkan juga mendeteksi potensi gangguan secara dini dan diselesaikan secara tepat sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar," sambungnya.

Hengki berpesan agar masyarakat Banten tak mudah terprovokasi dan bertindak di luar ketentuan. Ia meminta masyarakat tak menjadi pihak yang menyebarkan hoaks.

"Di tengah derasnya arus informasi, saya juga mengimbau agar kita tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Jangan menjadi bagian dari penyebar hoaks atau ujaran kebencian maupun provokasi. Jadilah pihak yang menenangkan keadaan, menjaga persatuan, dan memperkuat kerukunan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Hengki juga berpesan kepada anggota Bhabinkamtibmas untuk lebih mengenali wilayahnya.

"Hadirlah sebagai anggota Polri yang mudah ditemui, mau mendengar, dan mampu memberikan solusi. Jangan menunggu persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar," imbuhnya.

(aik/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |