Sebanyak 3.067 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal dan melayani aksi unjuk rasa di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat (Jakpus). Polisi menggunakan pendekatan humanis dan profesional dalam melayani unjuk rasa.
Apel kesiapan digelar pada Kamis (21/5/2026), pukul 08.00 WIB, di Silang Barat Daya Monas, Jakpus. Apel dipimpin Karorena Polda Metro Jaya Kombes Teguh Tri Sasongko dengan melibatkan personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat.
Dalam arahannya, Kombes Teguh Tri Sasongko meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama pengamanan berlangsung.
"Laksanakan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab, humanis, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan. Layani saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi dengan baik sesuai prosedur," ujar Teguh dalam keterangannya, Kamis (21/5).
Dia juga mengingatkan personel agar menjaga soliditas dan tidak mudah terpancing provokasi saat pengamanan aksi berlangsung. Massa aksi berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Forum Komunikasi Ojol Tertindas dan sejumlah kelompok lainnya yang saat ini masih berlangsung menyampaikan aspirasi di kawasan silang selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara maksimal. Hal ini guna memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan tertib.
"Kami telah menyiapkan 3.067 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Pengamanan dilakukan secara profesional, humanis, dan mengedepankan upaya persuasif," ujar Reynold.
Reynold mengatakan pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun kami juga mengimbau agar peserta aksi tetap tertib, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku," ucapnya.
Selain pengamanan massa aksi, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar kawasan Monas dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Hal ini guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Sebanyak 3.067 personel gabungan mengawal dan melayani aksi unjuk rasa di sejumlah titik Jakarta Pusat. Polisi memakai pendekatan humanis dan profesional. (Dok. Istimewa)
"Arus lalu lintas di sekitar kawasan Monas akan diberlakukan pengalihan secara situasional. Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas agar mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan," jelas Reynold.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati di jalan dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran aktivitas bersama. Polres Metro Jakarta Pusat memastikan pengamanan dilakukan hingga seluruh kegiatan selesai guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
"Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas dapat segera menghubungi call center polisi 110 yang siap melayani selama 24 jam," tutupnya.
Saksikan Live DetikSore :
Tonton juga video "Tuntutan Kebangkitan Ojol Nasional di Demo Surabaya"
(dvp/jbr)

















































