Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap delapan begal di Jakarta dengan sasaran di antaranya sejumlah warga negara Asing (WNA). Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lainnya.
"Masih ada lima orang yang masih kami lakukan pengejaran," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, dikutip Selasa (19/5/2026).
Para pelaku yang diburu masih berjejaring dengan pelaku yang saat ini telah ditangkap. Salah satunya ada yang beraksi dengan membawa senjata api (senpi).
"Kawan-kawannya mereka itu yang lima yang masih buron itu. Salah satunya dari yang Bundaran HI masih satu orang yang kami lakukan pengejaran. Kemudian ada yang menggunakan senjata api juga masih dalam pengejaran," jelasnya.
Dalam penangkapan yang dilakukan, dia mengatakan memberi tindakan tegas terukur atau menembak kaki pelaku. Hal itu dilakukan karena pelaku memberikan perlawanan kepada petugas.
"Kemudian dikarenakan di antara para pelaku itu ada yang mencoba melakukan perlawanan, ada yang melakukan perlawanan dan melarikan diri, maka kami melakukan tindakan tegas dan terukur yang tentunya tetap tindakan tegas dan terukur yang kami lakukan dalam rangka melindungi keselamatan masyarakat Jakarta yang lainnya dan juga kami tetap berpegang teguh pada hak asasi manusia kepada mereka," bebernya.
4 WNA Jadi Korban
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap sebanyak empat WNA menjadi korban begal di Jakarta. Pihaknya masih melakukan pendalaman titik-titik yang menjadi sasaran begal para pelaku.
"Kami sedang mengkompulir untuk seluruh tempat kejadian perkara yang pernah dilakukan oleh para tersangka tersebut. Empat di antaranya korbannya adalah warga negara asing," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Senin (18/5).
Keempat warga negara tersebut berasal dari Malaysia, Jerman, Tiongkok, hingga Italia. Imam mengatakan komplotan begal yang beraksi di Jakarta terdiri dari beberapa kelompok.
"Ini pelaku ini terdiri dari beberapa kelompok jaringan dan kami juga masih mengembangkan ke jaringan yang lainnya," ucapnya.
(rdh/mea)


















































