Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Raih 4 Penghargaan IMT-GT Green City Award

1 hour ago 2

Jakarta -

Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dalam membawa Pekanbaru menuju Metropolitan Green City memperoleh pengakuan internasional. Agung Nugroho meraih empat penghargaan dalam ajang perdana IMT-GT Green City Award 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pertemuan tingkat tinggi Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026, yang menempatkan Sumatera Utara sebagai tuan rumah. Forum internasional ini mencakup 35 provinsi dan negara bagian di Sumatera, Semenanjung Malaysia, dan wilayah selatan Thailand.

Rangkaian pertemuan berpuncak pada Pertemuan Menteri IMT-GT ke-32 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto. Forum tersebut dihadiri Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir dan Vice Minister for the Office of the Prime Minister of Thailand Thanadit Raktabutr.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Malam penganugerahan juga dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, perwakilan Sekretariat ASEAN, Asian Development Bank, serta gubernur dan kepala pemerintahan negara bagian dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan langsung penghargaan kepada Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, yang hadir mewakili Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, dalam Gala Dinner di Hotel JW Marriott, Medan, Rabu (9/9).

Di bawah kepemimpinan Agung Nugroho, Pekanbaru meraih Penghargaan Emas atau Juara I kategori Education for Sustainable Development, Penghargaan Perak atau Juara II kategori Urban Biodiversity and Ecosystem Management, serta Penghargaan Perunggu atau Juara III kategori Solid Waste Management.

Agung Nugroho juga memperoleh Certificate of Recognition kategori Sustainable Transportation and Low-Carbon Mobility atau Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon.

Pada penyelenggaraan perdananya, IMT-GT Green City Award menetapkan 12 pemenang dalam lima kategori. Pekanbaru berhasil mencatatkan namanya dalam empat kategori sekaligus.

"Alhamdulillah, ini bukan penghargaan biasa. Pekanbaru dinilai dalam forum internasional yang melibatkan tiga negara dan dihadiri para menteri, kepala daerah, ASEAN, serta Asian Development Bank. Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa arah pembangunan Pekanbaru menuju Metropolitan Green City sudah berada di jalur yang benar," ujar Agung.

Menurut Agung, capaian tersebut tidak terlepas dari gerakan Pekanbaru Lestari yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan, perlindungan ekosistem perkotaan, penghijauan, pembenahan pengelolaan sampah, serta pengembangan transportasi rendah emisi.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh masyarakat, petugas kebersihan, sekolah, komunitas, dunia usaha, Pak Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran Pemko Pekanbaru yang terus bekerja mendukung perubahan kota," katanya.

Agung menegaskan, penghargaan internasional tersebut tidak berarti seluruh persoalan lingkungan telah selesai. Menurutnya, masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan agar perubahan benar-benar dirasakan masyarakat.

"Penghargaan ini justru menjadi tanggung jawab bagi saya untuk bekerja lebih keras. Tujuan akhirnya bukan sekadar mendapatkan piala, tetapi menjadikan Pekanbaru semakin bersih, hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan," tegasnya.

Sementara itu, Markarius Anwar menegaskan bahwa dirinya hadir mewakili Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk menerima penghargaan tersebut.

"Saya hadir mewakili Pak Wali Kota Agung Nugroho. Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap kepemimpinan dan komitmen beliau dalam membawa Pekanbaru menuju kota hijau dan berkelanjutan," jelas Markarius.

Agung mempersembahkan pencapaian tersebut kepada seluruh masyarakat Pekanbaru.

"Dari Pekanbaru, kita membuktikan bahwa pemerintah daerah juga mampu mencatatkan prestasi dan membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional," tutup Agung.

(prf/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |