Jakarta -
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi kepada DPC PSPS Bhakti Negara Badung atas penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026. Ia menegaskan kejuaraan ini memegang peran taktis yang lebih besar daripada sekadar berburu podium juara.
Ajang regional bertajuk "Berjiwa Pendekar Sejati" ini juga diproyeksikan sebagai instrumen evaluasi komprehensif sekaligus wadah pembinaan atlet secara sistematis dan berkelanjutan.
"Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan di masing-masing DPC," ujar Adi Arnawa dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan tersebut, Adi Arnawa mengingatkan para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di atas matras. Menurutnya, kepatuhan pada regulasi dan penghormatan terhadap lawan merupakan esensi dari kemenangan sejati.
Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali ini juga menegaskan turnamen ini juga dibidik sebagai batu loncatan strategis menuju kompetisi yang lebih masif.
"Sportivitas berada pada tingkatan tertinggi dalam tata kelola event olahraga. Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan bereputasi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung, Ketut Artana memaparkan kejuaraan ini dirancang secara terstruktur guna menjaring potensi terbaik di kategori tanding maupun seni (jurus). Melalui kompetisi ini, Bali diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat tangguh dan berkarakter yang siap bersinar di panggung nasional hingga internasional.
Sebagai informasi, seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Adi Arnawa, didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, dan Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bhakti Negara, Bagus Alit Sucipta. Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, jajaran Anggota DPRD Badung, perwakilan KONI Badung, Pengprov IPSI Bali, Camat Kuta Utara, serta Lurah Kerobokan.
Kejuaraan yang berlangsung selama lima hari (4-8 September 2026) ini diikuti oleh 364 pesilat muda dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara seluruh kabupaten/kota se-Bali. Para atlet akan saling bersaing di kategori remaja dan dewasa demi memperebutkan total 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.
(akd/ega)


















































