Andre Rosiade Bantu Gadis Pasaman Rp25 Juta Wujudkan Mimpi Kuliah di Al-Azhar Mesir

1 hour ago 2

Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade membantu Tiara Celly, gadis 18 tahun asal Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, yang berhasil lulus di Universitas Al-Azhar, Mesir, namun terkendala biaya keberangkatan.

Andre menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta agar Tiara dapat memenuhi kebutuhan keberangkatan dan segera mewujudkan impiannya menuntut ilmu di salah satu universitas Islam paling ternama di dunia tersebut.

Bantuan itu diserahkan Andre usai mengikuti rapat koordinasi terkait pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Bukittinggi-Sicincin di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Kamis (10/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre mengatakan Tiara telah mendapatkan beasiswa pendidikan di Al-Azhar sehingga persoalan yang dihadapi bukan lagi biaya kuliah, melainkan kebutuhan untuk berangkat ke Mesir.

"Hari ini saya dengan Tiara. Alhamdulillah Tiara mendapatkan beasiswa di Universitas Al-Azhar. Kami akan membantu Tiara untuk mempersiapkan biaya-biaya yang dibutuhkan agar Tiara bisa berangkat ke Mesir," kata Andre yang juga Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Menurut Andre, bantuan tersebut diberikan agar kesempatan Tiara untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir tidak kandas hanya karena persoalan biaya keberangkatan. Ia berharap dukungan itu dapat meringankan beban Tiara dan keluarganya sekaligus menjadi bekal awal bagi Tiara untuk menempuh pendidikan di Al-Azhar.

"Insya Allah, semoga bermanfaat dan membantu Tiara untuk berangkat ke Mesir. Kita doakan semoga cita-citanya untuk kuliah di Al-Azhar dapat terwujud," ujar Andre yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Tiara dinyatakan lulus di Universitas Al-Azhar pada jurusan Syariah Islamiyah. Untuk keberangkatan ke Mesir, ia membutuhkan sekitar Rp25 juta untuk membeli tiket pesawat, mengurus visa dan berbagai kebutuhan lainnya. Sebelum mendapat bantuan Andre, baru sekitar Rp5,6 juta yang telah tersedia atau dibayarkan sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp19,4 juta.

"Kalau untuk pendidikannya, saya sudah dapat beasiswa. Alhamdulillah. Untuk keberangkatan saya dapat bantuan dari Pak Andre Rosiade. Terima kasih banyak, Pak Andre," kata Tiara Celli.

Tiara dijadwalkan berangkat ke Mesir pada awal Oktober 2026, meski tanggal pastinya masih menunggu kepastian. Ia sebelumnya menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Pinaga, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Perjalanan Tiara menuju Universitas Al-Azhar tidak lepas dari perjuangan keluarga. Sejak berusia sekitar 10 tahun, Tiara tinggal bersama kakek dan nenek yang merawat sekaligus mendampinginya. Keduanya sehari-hari bekerja sebagai petani dengan menanam sejumlah tanaman, seperti cabai dan jagung.

Dengan penghasilan yang berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta per bulan, kakek dan nenek Tiara harus memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan Tiara dan dua adiknya. Kondisi ekonomi tersebut tidak membuat Tiara menyerah mengejar pendidikan.

Kini, bantuan Rp25 juta dari Andre Rosiade menjadi jalan keluar atas persoalan biaya keberangkatan yang sempat menghambat langkah Tiara. Dengan biaya keberangkatan yang telah terbantu, Tiara semakin dekat dengan impiannya untuk berangkat ke Kairo dan menempuh pendidikan Syariah Islamiyah di Universitas Al-Azhar.

"Tiara Celly mengucapkan terima kasih kepada Bapak Andre Rosiade atas bantuan pendidikannya. Semoga Allah balas dengan kebaikan yang berlipat ganda, jazakumullah khairan katsiran," katanya.

(akd/akd)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |