421 Hektare Karhutla Dipadamkan, Kalbar-Sumsel Masih Jadi Prioritas Pemadaman

1 hour ago 2

Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. BNPB menyampaikan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Sumatera Selatan (Sumsel) masih jadi fokus utama upaya pemadaman.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, awalnya menyampaikan perkembangan proses pemadaman karhutla di 6 provinsi. Sejak, Kamis (9/9) kemarin, sudah ada 421 hektar lebih lahan yang berhasil dipadamkan.

"Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng, Kalsel, saat ini kami bisa sampaikan bahwa secara total luas lahan yang berhasil dipadamkan kemarin 9 September 2026 sebesar 421 hektare lebih, dan ini tentu kerja keras dari tim satgas darat maupun satgas udara di mana tim ini telah bekerja secara luar biasa," kata Berton saat konferensi pers dilihat detikcom, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berton menyebut sejauh ini BNPB dan pihak terkait telah menerjunkan puluhan ribu personel darat. Selain itu, ada puluhan armada udara yang dikerahkan untuk melakukan water bombing.

"Total kabupaten yang terdampak saat ini 55 kabupaten/kota, tentu kami sudah lakukan semai garam melalui operasi modifikasi cuaca sebesar 7.600 kg," imbuh dia.

Lebih lanjut, Berton menyampaikan ada 2 provinsi yang masih jadi prioritas pemadaman karhutla. Dua provinsi itu, yakni Kalbar dan Sumsel, masih relatif luas terjadi karhutla.

"Situasi umum dapat kami sampaikan bahwa penanganan karhutla di 6 provinsi prioritas terus berlangsung secara optimal terutama di Kalbar dan Sumsel yang memang luas area kebakaran masih relatif besar, dan tim kami tetap lakukan kerja kerja optimal terus dilaksanakan penanganan dan setiap hari sudah banyak area yang sudah berhasil dipadamkan," tutur dia.

(maa/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |