Pedagang Yakin Pasar Taman Puring Ditata Ulang: Ikon Jakarta Ini

3 hours ago 2

Jakarta -

Pasar Taman Puring di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih tampak rata dengan tanah pascakebakaran setahun silam. Para pedagang berharap Pemprov DKI segera menata ulang Pasar Taman Puring.

"Saya kan yakin dan teman-teman juga yakin kepada Pak Gubernur karena Pak Gubernur kan pro ya. Dan Pak Gubernur selalu menata rakyatnya, selalu menata di ada beberapa ditata itu di pasar-pasar, dan saya yakin juga Pasar Taman Puring akan ditata dengan rapi oleh Pak Gubernur," kata Koordinator Lapak Taman Puring Asmuni saat ditemui di lokasi, Kamis (10/9/2026).

Asmuni mengaku yakin dengan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Gubernur DKI Pramono Anung dapat adil. Dia juga menyinggung Pramono berhasil menata pasar-pasar di Jakarta, seperti Pasar Kramat Jati di Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa pasar itu kan ditata oleh Pak Gubernur, dan saya pun sangat yakin dengan kebijakan Pak Gubernur dan sangat percaya apa yang akan dilakukan oleh Pak Gubernur kepada kami. Dan harapan kami, karena apa yang jadi isu di luar, paling tidak Pasar Taman Puring lebih lama adannya ketimbang ada kebijakan baru," ungkapnya.

Asmuni menuturkan para pedagang punya pengharapan Pasar Taman Puring tidak hilang. Baginya, pasar tersebut merupakan salah satu ikon Jakarta.

"Perkara kebijakan itu ya, mohon Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang di atas, yang yang mempunyai kebijakan, kami sangat berharap Pasar Taman Puring tetap ada. Jangan sampai menghilangkan bagian dari ikon Jakarta juga," ucap dia.

Asmuni menambahkan, para pelanggan Pasar Taman Puring masih banyak meski kondisi lapaknya hanya digelar di bawah tenda. Katanya, Pasar Taman Puring memang sudah tersohor di kalangan masyarakat.

"Masih (banyak pelanggan datang). Karena nama Pasar Taman Puring kan ikon Jakarta juga, bagian dari ikon Jakarta juga sudah pasar legend juga," jelasnya.

Asmuni tak menampik bila mendengar kabar bahwa Pasar Taman Puring akan diubah menjadi Taman Disabilitas pertama di Jakarta. Meski begitu, dia berharap ada solusi terbaik bagi para pedagang, entah akan mendapat lokasi di tempat yang sama atau hal lainnya.

"Kalau kami kan sebagai pedagang tuh, paling tidak tuh jelas tuh. Kalau misalkan yang mempunyai kebijakan mau jadikan apa, paling tidak tuh ada UMKM-nya, terus ada berapa persen buat pasarnya, paling tidak itu ada win-win solution," ungkapnya.

Asmuni merasa, bila Pasar Taman Puring hilang sepenuhnya, para pedagang akan kesulitan untuk mencari tempat baru untuk buka lapak sehingga mereka berharap dapat solusi terbaik.

"Kalau tiba-tiba langsung full hilang, kita kan korban kebakaran, dari sebelum kebakaran belum ada informasi, tiba-tiba pas setelah kebakaran baru ada informasi (jadi taman). Jadi, kami harapan kami ada win-win solution. Entah itu seperti apa yang mempunyai kebijakan, paling tidak nama Pasar Taman Puring tuh masih ada," sambung dia.

Selain itu, Asmuni ingin langsung melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Mereka ingin menyampaikan langsung unek-unek dan aspirasi soal Pasar Taman Puring.

"Untuk kalau bapak gubernur kita sudah bersurat, pengin beraudiensi dengan DPRD, wali kota, kita sangat berharap, kita ingin ingin dipanggil. Kita dipanggil, yang mempunyai kebijakan, biar kita tuh jelas menyampaikan unek-unek sekalian. Iya, menyampaikan, paling tidaklah kita aspirasi kita tersampaikan. Tersampaikan langsung, ketemu langsung," katanya.

Lihat juga Video 'Kondisi Pasar Taman Puring Belum Diperbaiki Usai Kebakaran Juli':

(tsy/dek)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |