Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Legislator Ingatkan Sosialisasi

6 hours ago 3

Jakarta -

Anggota Komisi B DPRD DKI F-PDIP, Dwi Rio Sambodo mendukung wacana dua hari pelaksanaan car free day (CFD) di Jakarta. Namun, Rio mewanti-wanti Pemprov DKI Jakarta agar mempersiapkan hal tersebut secara matang.

"Saya mendorong Pemprov DKI dan Dishub mengevaluasi CFD dengan melibatkan komunitas pengguna jalan, pelaku usaha, warga terdampak, maupun peserta CFD secara aktif. Kajian tidak cukup hanya berbasis hitungan teknis lalu lintas, karena pengalaman nyata masyarakat yang menggunakan ruas jalan terdampak maupun yang berpartisipasi dalam CFD harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan," kata Rio saat dihubungi, Senin (14/9/2026).

Rio mengatakan, rekayasa lalu lintas harus disusun secara fleksibel dan adaptif. Dia mencontohkan pengalihan arus bertahap, optimalisasi lampu lalu lintas, hingga sistem satu arah sementara di titik-titik tertentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota DPRD DKI Jakarta F-PDIP Dwi Rio SambodoAnggota DPRD DKI Jakarta F-PDIP Dwi Rio Sambodo Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta

"Skema ini wajib disosialisasikan lebih awal agar masyarakat dan pelaku usaha dapat menyesuaikan aktivitasnya, sehingga CFD dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan dengan pengguna jalan lainnya," kata dia.

"Perlu dibentuk tim terpadu yang melibatkan Dishub, kepolisian, dan unsur masyarakat untuk melakukan pemantauan langsung selama CFD berlangsung. Evaluasi harus dilakukan berbasis data lapangan, mulai dari tingkat kepadatan kendaraan, waktu tempuh, efektivitas jalur alternatif, hingga kenyamanan peserta CFD dan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar," imbuhnya.

Rio mengatakan, pelaksanaan CFD dua hari sepekan membuka ruang bagi warga untuk berolahraga dan berinteraksi sosial secara aman dan sehat. Dia akan meminta Pemprov DKI untuk menyiapkannya secara matang.

"(CFD dua kali sepekan) dapat memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat dan mengurangi polusi udara tidak bisa diabaikan hanya karena persoalan teknis lalu lintas yang sebenarnya dapat diatur. Disamping itu ada banya dampak positif di segala sektor seperti ruang interaksi, UMKM, lingkungan, pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain," jelasnya.

Gubernur Jakarta Pramono Anung sebelumnya merespons usulan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat agar car free day (CFD) di Jakarta digelar dua kali dalam sepekan, yakni Sabtu dan Minggu untuk mengatasi polusi udara. Pramono menyebut usulan itu tengah dikaji internal Pemprov DKI.

"Yang pertama, saya sudah membaca usulan tersebut dan sebenarnya usulan itu cukup rasional. Maka di internal Balai Kota, kami sudah melakukan pembahasan. Nanti pada saatnya tentunya kita putuskan," kata Pramono di kawasan Cempaka putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9).

Pramono mengatakan pelaksanaan CFD di Jakarta saat ini tidak hanya berlangsung di kawasan Sudirman-Thamrin. Menurutnya, sejumlah wilayah kota administrasi di Jakarta juga telah memiliki ruang untuk menggelar CFD.

"Karena di Jakarta sendiri sebenarnya car free day itu tidak hanya di Sudirman-Thamrin, kemudian Rasuna Said. Sekarang ini setiap kota di Jakarta punya ruang untuk melakukan car free day," ujarnya.

(wnv/knv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |