Jakarta -
Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 orang hilang kontak di perairan Laut Jawa dalam perjalanan Surabaya-Banjarmasin. Data sementara, dilaporkan 6 orang meninggal dunia sementara puluhan orang lainnya masih dicari keberadaannya.
Dari video yang diterima detikcom, tampak petugas melakukan patroli udara untuk melihat kondisi Kapal Virgo dari atas. Kapal Virgo itu sudah dalam kondisi terbalik dan nyaris tenggelam di tengah laut.
Kapal Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dan dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA. Posisi terakhir kapal diperkirakan berada di sekitar Pulau Masalembu, dengan jarak sekitar 86 mil laut (NM) dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim gabungan sudah mengevakuasi penumpang Kapal Virgo Transport 8. Data terbaru, sebanyak 153 penumpang dalam perjalanan evakuasi, termasuk enam di antaranya meninggal dunia.
Korban Selamat: Kejadiannya Cepat
Salah satu korban selamat, Ahmad Saudi menceritakan momen dirinya menyelamatkan diri saat kapal mulai miring.
Ahmad dievakuasi menggunakan MV Haida ke Banjarmasin. Ahmad bercerita, dirinya tengah tidur ketika insiden terjadi. Dia lalu terbangun karena orang-orang dalam kapal berlarian.
"Kalau kejadiannya ya singkat aja. Waktu saya tidur kan, saya kan tidur di kursi, di sofa. Jadi saya tidur itu ada orang lari. Saya tanya kenapa? Kapal miring. Terus saya berdiri, ternyata miring sungguhan," kata Ahmad dilansir detikKalimantan, Minggu (13/9/2026).
Di tengah kepanikan, Ahmad langsung berpegangan pada jendela. Kapal terus miring hingga Ahmad harus berpindah ke bagian atas kapal. Dia berusaha bertahan selama mungkin di kapal sampai ada perahu karet.
"Langsung saya lari ke bawah, terus saya ke jendela, saya pegangan sampai kapal itu miring. Abis miring, saya naik ke atas, nunggu sampai kapal tenggelam. Baru ada kapal karet itu keluar, baru saya loncat," jelasnya.
Ahmad menyebut masih banyak penumpang yang berada di dalam kamar-kamar kelas ekonomi ketika kapal miring. Ia menduga para penumpang yang mayoritas perempuan dan anak-anak itu terjebak, sementara para penumpang laki-laki yang berada di luar kamar segera menyelamatkan diri.
"Tapi yang lain, ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi ya, itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya. Sedangkan alarm pemberitahuan aja nggak ada. Nggak ada tanda-tanda. Yang keluar ini kan sopir-sopir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar," katanya.
Dilansir detikKalimantan, Minggu (13/9/2026), lokasi terakhir Kapal Virgo berjarak 80 nautical mile atau sekitar 5 jam perjalanan dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin. Upaya evakuasi dilaksanakan Basarnas dibantu kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, seperti KM Haida, MT Mauhan, dan TB TCP.
Berikut daftar kapal evakuasi beserta jumlah korban:
Kapal TB TCP
1 orang selamat
5 orang meninggal dunia
Kapal TB Mauhan
14 orang selamat
1 orang cedera berat
1 orang meninggal dunia
Kapal MV Haida
69 orang selamat
Kapal KM Cahaya Bahari
62 selamat
Saksikan informasi selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Senin (14/9/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.
"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"
(vrs/vrs)


















































