Pemprov DKI Evaluasi Jalur Sepeda: Ada yang Tak Terawat-Dipakai Kendaraan Lain

4 hours ago 10

Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta tengah mengevaluasi keberadaan jalur sepeda di Ibu Kota. Evaluasi dilakukan karena ditemukan sejumlah jalur sepeda yang tidak terawat hingga dipakai kendaraan lain.

Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo mengatakan evaluasi dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan. Pemprov DKI juga telah menerima berbagai masukan terkait keberadaan jalur sepeda.

"Faktanya kita melihat di lapangan. Jalur sepeda yang diokupasi oleh kendaraan lain, ada jalur sepeda yang sudah tidak terawat, ada yang jalurnya tidak terhubung atau tidak tersambung, ada yang putus," kata Prastowo di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prastowo mengatakan Pemprov DKI telah menggelar sejumlah rapat untuk membahas kondisi jalur sepeda di Jakarta. Masukan juga dihimpun dari berbagai pihak, termasuk komunitas pesepeda.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji sejumlah opsi sebelum menentukan kebijakan terkait jalur sepeda tersebut.

"Fasenya kita masih mendengarkan masukan dari komunitas, sudah ada banyak masukan. Lalu juga dari Dewan Transportasi kita juga berdiskusi termasuk nanti juga dari ITDP," ujarnya.

Menurut Prastowo, masukan dari berbagai pihak itu nantinya akan menjadi bahan pembahasan sebelum keputusan diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Nah berdasarkan itu semua, nanti akan dibawa dalam rapat yang akan diputuskan oleh Pak Gubernur kira-kira yang terbaik apa untuk Jakarta," jelasnya.

Di sisi lain, Prastowo menegaskan evaluasi jalur sepeda bukan berarti Pemprov DKI hendak mengabaikan kepentingan pesepeda. Dia menyebutkan keberadaan fasilitas bagi pesepeda tetap menjadi mandat yang harus dipenuhi pemerintah.

"Tapi prinsipnya, tentu ini tidak dalam rangka atau dalam konteks kita mau menganaktirikan pesepeda, itu jelas tidak. Karena itu adalah mandat undang-undang bagaimana pesepeda itu mesti diafirmasi dan difasilitasi," ucapnya.

Namun, menurut dia, persoalan jalur sepeda yang perlu dicari solusinya adalah bagaimana fasilitas itu dapat digunakan secara aman dan efektif.

"Di lapangan kan yang kita sering hadapi saat ini justru jalur sepeda dipakai oleh jalur ojek atau ada mobil yang mengokupasi, ada bajaj dan sebagainya," katanya.

Prastowo menilai kondisi tersebut membuat jalur sepeda di Jakarta tidak lagi steril dan berpotensi membahayakan keselamatan pesepeda.

"Sehingga tidak steril dan berdampak pada ancaman keselamatan. Kira-kira itu yang sampai sekarang berproses," pungkasnya.

(bel/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |