Mensos: 29 Calon Siswa Sekolah Rakyat di Jakarta Ditemukan Saat Ngamen

8 hours ago 3
Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan soal proses penjangkauan calon siswa Sekolah Rakyat di Jakarta. Dari puluhan anak yang dijaring, sebagian di antaranya ditemukan bekerja di jalanan sebagai pengamen.

"Dari 77 yang kita undang, 29 di antaranya kita temukan di jalan. Mereka sedang mengamen, membantu orang tuanya bekerja," kata Gus Ipul di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Gus Ipul menjelaskan, para calon siswa tersebut merupakan anak-anak usia sekolah yang belum bersekolah atau telah putus sekolah. Mereka kemudian dijangkau langsung oleh tim Kementerian Sosial melalui pendekatan proaktif di lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya kita datangi perempatan, pasar, atau titik-titik tertentu yang kita lihat ada anak-anak yang semestinya sekolah tapi tidak sekolah," ujarnya.

Ia menegaskan proses perekrutan siswa Sekolah Rakyat tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka, melainkan melalui sistem penjangkauan. Setelah ditemukan, anak-anak tersebut didata, diverifikasi, dan dikonfirmasi kepada orang tua atau wali.

"Kalau orang tuanya setuju, tentu akan kita tindak lanjuti untuk menjadi calon siswa Sekolah Rakyat," jelasnya.

Selain melalui penjangkauan langsung, Kementerian Sosial menggunakan basis data terpadu sosial ekonomi nasional (DTSEN) untuk mengidentifikasi anak-anak yang masuk kategori rentan putus sekolah. Gus Ipul menambahkan, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan dari sistem pendidikan formal.

Program ini tidak hanya menyediakan pendidikan, tetapi juga menjamin kebutuhan dasar siswa, mulai tempat tinggal, makanan bergizi, hingga layanan kesehatan.

"Ini bagian dari atensi Presiden agar anak-anak yang putus sekolah, belum sekolah, atau berpotensi putus sekolah bisa dijangkau," tutupnya.

Simak juga Video 'Mensos Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Tak Ada Titipan':

(bel/maa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |