AM Hendropriyono Sambut KSAU Kunjungi Kraton Majapahit Jakarta

8 hours ago 4

Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono berkunjung ke Kraton Majapahit, Jakarta. Marsekal Tonny disambut langsung pendiri Kraton, AM Hendropriyono.

Hendropriyono, dalam sambutannya, mengatakan sengaja mengundang Marsekal Tonny dan rombongan untuk merayakan HUT ke-80 TNI AU. Sebagai mantan tentara, kata Hendropriyono, ia merasa perlu untuk ikut bangga dan memperingati ulang tahun setiap matra TNI.

"Saya sebelumnya menyapa dulu senior saya, Muzani Syukur Wakil Ketua Umum Legion Veteran, yang kami sangat berterima kasih bisa hadir bersama anak-anak kita, yang sama-sama kita banggakan. Untuk bersama-sama kita memperingati hari ulang tahun TNI Angkatan Udara," kata Hendropriyono dalam sambutannya, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya merasa bersalah, kalau sebagai bekas tentara yang dibesarkan hampir seluruh hidup kita di militer, pada saat hari ulang tahunnya tidak kita ingat. Ini memperingati, bukan untuk pestapora. Tapi satu hari yang bahagia, satu hari yang fenomenal. Harus kita syukuri, karena itu harus kita peringati," lanjutnya.

Marsekal Tonny dan rombongan sempat berkeliling ke sejumlah area di Kraton Majapahit. Marsekal Tonny kemudian diperkenalkan sebuah kereta kencana berlapis warna emas. Kereta yang selalu dinaiki para raja Jawa pada masanya itu, menyambut setiap tamu yang datang di sisi kanan pintu gerbang Kraton.

Sejumlah area lain yang juga sarat makna dikunjungi Marsekal Tonny dan Hendropriyono, sebelum memasuki ruang utama alun-alun Balairung Gajahmada. Di dalam ruangan, seluruh anggota TNI yang hadir dihibur tarian tradisional hingga pemutaran film perjuangan

Hendropriyono menyampaikan pembangunan Kraton Majapahit untuk menyadarkan kembali bahwa bangsa Indonesia lahir dari bangsa yang besar. Pembangunannya tidak sembarangan karena melibatkan para ahli.

"Tujuan kita membangun ini adalah untuk menyadarkan kita semua, bahwa kita berasal dari bangsa yang besar," kata Hendropriyono.

"Padahal kalau kita gali lebih jauh 200 tahun sebelum Benua Amerika ketemu, kita sudah seperti ini. Jadi ini perlu kita dobrak, kita perlu membangun kembali image dunia tentang kita. Alhamdulillah beberapa duta besar juga sudah datang ke sini, melihat dan mereka terkaget-kaget. Ya karena termakan oleh media internasional yang memang merendahkan kita sebagai bangsa," imbuhnya.

Sementara itu, Marsekal TNI Tonny Harjono mengutarakan kekagumannya terhadap Hendropriyono yang terus memiliki perhatian besar untuk TNI AU.

"Saya sedikit cerita bahwa sekitar minggu lalu saya ditelepon oleh beliau, terus menyampaikan selamat ulang tahun Angkatan Udara. Saya kaget, beliau begitu perhatiannya kepada Angkatan Udara, sampai membuat film yang luar biasa. Terima kasih, Bapak Hendropriyono," kata Tonny dalam sambutannya.

"Jadi tak habis-habisnya kami kagum Bapak, terima kasih atas perhatian Bapak. Terima kasih kami sudah diundang datang ke Kraton Majapahit ini," imbuhnya.

Marsekal Tonny mendorong agar pimpinan pertama Angkatan Udara Suryadi Suryadarma mendapat gelar pahlawan nasional. Upaya tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan pejuang dari TNI AU.

"Kemudian, kami juga mohon doa restu, mohon doa restu kepada bapak-bapak, senior-senior, kami tidak pernah melupakan sejarah, bahwa sekarang kami sedang berupaya untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional kepada Bapak Suriyadi Suryadarma," kata Tonny.

"Kami mohon doa restu, semoga segera Bapak Kepala Staf Angkatan Udara pertama bisa diberikan gelar pahlawan nasional," imbuhnya.


(sol/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |