Mensesneg: Gedung MUI di Bundaran HI Proses Desain, Anggaran Masih Dihitung

3 hours ago 2
Jakarta -

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah sedang merencanakan pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Gedung itu akan dibangun dari awal atau tak menggunakan gedung yang sudah ada.

"Iya (dimulai dari nol pembangunannya)," kata Prasetyo Hadi kepada wartawan seusai jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Dia melanjutkan pemerintah masih menghitung anggaran untuk pembangunan gedung MUI. Saat ini, gedung baru MUI tersebut masih proses desain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum, kalau angkanya (anggaran) belum. Kan baru proses desain," jelasnya.

Dia mengatakan pos anggaran untuk pembangunan gedung MUI di Bundaran HI bisa saja diambil dari Kementerian Agama. Namun dia tak menampik bakal mengambil dari pos anggaran lain.

"Kalau itu kan masalah cara menyalurkan saja. Bisa dari lewat Kemenag, bisa nggak lewat Kemenag juga bisa," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan lahan di kawasan Bundaran HI untuk pembangunan gedung MUI dan lembaga-lembaga umat Islam. Lahan itu disebut berada di lokasi strategis di jantung Ibu Kota.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Munajad Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmennya memperkuat peran ulama dan lembaga keumatan.

"Saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang-lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam seperti Badan Zakat Nasional dan lembaga-lembaga lain," kata Prabowo.

Prabowo menyebut gedung tersebut juga akan bisa dimanfaatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang membutuhkan ruang. Ia bahkan sempat menyinggung rencana pembangunan gedung bertingkat tinggi di lokasi tersebut.

"Termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan, kita akan bangun gedung. Terserah Menteri Agama, berapa puluh lantai. Rencananya berapa? 40 lantai," ujarnya.

Adapun Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana Nusron Wahid mengatakan gedung yang disiapkan Presiden Prabowo untuk pusat lembaga-lembaga umat Islam berada di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Bangunan itu dulu merupakan gedung Kedutaan Besar Inggris.

"Gedung yang mau difungsikan untuk gedung umat adalah gedung yang dulunya Kedutaan Besar Inggris. Di samping Jalan Thamrin itu, di samping Hotel Grand Hyatt," kata Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana Nusron Wahid di Masjid Istiqlal, Sabtu (7/2).

(tsy/isa)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |