Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) resmi memiliki pimpinan baru. Mei Ling ditunjuk sebagai Direktur Utama LMAN menggantikan Kristijanindyati Puspitasari, seiring dengan perombakan jajaran direksi yang juga menyentuh dua posisi strategis lainnya.
Sebelum dipercaya memimpin LMAN, Mei Ling menjabat sebagai Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.
Dalam pertemuan perdananya bersama seluruh pegawai LMAN pada Senin (14/9/2026), Mei Ling menegaskan pentingnya menjaga budaya inovasi yang selama ini menjadi salah satu ciri khas lembaga tersebut.
Menurutnya, LMAN sejak awal memang dirancang sebagai institusi yang mampu menghadirkan terobosan dalam pengelolaan aset negara. Karena itu, ia ingin mendorong lahirnya lebih banyak ide dan inovasi dari seluruh pegawai.
"LMAN itu katanya orang-orangnya inovatif karena didesain sedemikian rupa sejak awal pendiriannya. Jadi saya lebih forward untuk mendengar ide-ide inovatif dari Bapak-Ibu rekan semua di sini," ujar Mei Ling dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (15/9/2026).
Ia menekankan bahwa inovasi harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang baik. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan efisiensi sumber daya juga menjadi kunci untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara yang berada di bawah tanggung jawab LMAN.
"Kita sama-sama berpikir bagaimana membangun inovasi di LMAN. Bagaimana kita bisa mengoptimalkan seluruh aset-aset yang dititipkan kepada LMAN, bagaimana kita tetap bisa menjalankan tugas-tugas dengan tata kelola yang baik, tapi tetap dengan inovasi, kita menggunakan IT, menggunakan segala daya upaya secara efisien tapi tetap bisa mencapai target yang diharapkan," katanya.
Pergantian Direktur Utama ini merupakan bagian dari dinamika penugasan di lingkungan Kementerian Keuangan.
Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari mendapat penugasan baru sebagai Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat DJKN.
Selain pergantian pucuk pimpinan, LMAN juga mengisi dua posisi strategis lainnya. Lisbon Sirait ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan dan Pendayagunaan, mengisi jabatan yang sebelumnya kosong.
Sementara itu, Robi Toni dipercaya menjadi Direktur Pendanaan Pengadaan Tanah menggantikan Rustanto.
Dengan susunan direksi yang baru, LMAN diharapkan dapat melanjutkan berbagai tugas strategisnya sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan.
Peran tersebut mencakup pengelolaan dan optimalisasi aset negara, penyediaan layanan advisory, hingga pendanaan pengadaan tanah yang mendukung pelaksanaan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
















































