Viral Video 'A Day in My Life', Polisi Ungkap Bisnis Konten Mesum

2 hours ago 1

Jakarta -

Dua pria berinisial MR (27) dan MA (23), pemeran video mesum sesama jenis 'A day in my life' di Leuwiliang, Bogor, diketahui telah memproduksi puluhan konten porno. Aksi keduanya itu dilakukan sejak Juli 2026.

"Terkait dengan video tersebut, itu adalah satu dari setelah dilakukan pendalaman satu dari 20 video yang sudah mereka berdua buat. Dan mereka sudah melakukan aktivitas perekaman ataupun produksi itu sejak bulan Juli 2026," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Anggi menyebutkan puluhan video mesum sesama pria itu dibuat di sejumlah daerah, seperti Bogor, Depok, dan Jakarta. Hingga akhirnya, tersangka MR dan MA ditangkap di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adapun dari video yang mereka buat, itu mereka melakukan perekaman di berbagai tempat. Tidak terbatas hanya di Bogor, di daerah Leuwiliang, tapi juga di Jakarta, kemudian Depok," kata Anggi.

Raup Untung Belasan Juta dari Konten Mesum

Selain itu dari keterangan tersangka, polisi mengungkap adanya tarif ratusan ribu untuk mengakses konten yang mereka buat. Keduanya telah meraup belasan juta rupiah dari konten porno yang diproduksi sejak Juli 2026.

"Disebar ke platform sosial media, dikomersilkan kurang lebihnya untuk memasuki daripada komunitas atau grup untuk penjualan video tersebut itu Rp 150 ribu," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo.

Anggi mengatakan konten porno tersebut hanya bisa dilihat oleh member di komunitas grup tertentu. Untuk mengakses video tersebut diharuskan membayar Rp 150 ribu.

"(Bayar Rp 150 ribu) per akses. Jadi mereka itu kan konsepnya adalah membuat di salah satu platform sosial media yang sifatnya eksklusif, hanya dapat diakses ketika dia (pembeli) mentransfer atau membayar biaya aksesnya," kata Anggi.

"Biaya aksesnya itulah yang sejumlah senilai Rp 150 ribu. Tapi, setelah diakses, kemudian diberikan kode aksesnya, baru mereka bisa mengakses," imbuhnya.

Dari penjualan konten tersebut, keduanya meraup belasan juta rupiah.

"Sampai dengan saat diamankannya, itu kurang lebih sudah terkumpul berdasarkan data yang berhasil diperoleh oleh penyidik kurang lebihnya Rp 19 juta," kata Anggi.

Pemeran Video Mesum 'A Day in My Life' Idap HIV

Polisi juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap dua pria pemeran video mesum sesama lelaki berjudul 'A Day in My Life' tersebut. Hasilnya, kedua tersangka dinyatakan mengidap HIV.

"Setelah mereka dilakukan upaya paksa berupa penangkapan, kemudian tim kita membawa ke bagian kesehatan untuk dilakukan pengecekan terhadap keduanya, dan keduanya dinyatakan mengidap HIV," kata Anggi kepada wartawan.

Anggi menyebut MR dan MA ditangkap setelah videonya viral di media sosial. Keduanya ditangkap polisi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (19/9).

"Pada saat diamankan di malam hari itu di daerah Kebon Jeruk, ya. Di daerah Kebon Jeruk di Jakarta Barat," katanya.

Terancam 10 Tahun Bui

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal pornografi dan terancam 10 tahun penjara.

"Kalau untuk terkait dengan pasal, sejauh ini penyidik memasang Pasal 407 KUHP itu terkait dengan pornografi. Memproduksi, menjual, mengedarkan, itu dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun," kata AKP Anggi Eko Prasetyo, Senin (21/9/2026).

Anggi menyebutkan saat ini MR dan MA telah ditahan dan dititipkan di rumah tahan atau rutan Lapas Pondok Rajeg.

"Pelaku saat ini ditahan dan kita titipkan di lapas," kata Anggi.

Saksikan informasi selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Selasa (22/9/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"

(vrs/vrs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |