Pelajar Tewas Akibat Jalan Licin, Pedagang Tepi Jl Kramat Jati Akan Ditata

2 hours ago 1
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta kondisi Jalan Raya Bogor kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim) dibenahi agar tak membahayakan pengguna jalan. Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim akan menertibkan para pedagang di pinggir jalan.

Wali Kota (Walkot) Jaktim, Munjirin, mengatakan ada langkah jangka pendek dan jangka panjang yang akan dilakukan. Para pedagang dilarang berdagang hingga menggunakan badan jalan.

"Untuk penanganan darurat mulai kemarin malam sudah dikerahkan Satpol PP, Dishub, PPSU dan aparat kecamatan dan kelurahan untuk mendorong jualannya agar jangan memakai badan jalan," kata Munjirin saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permukaan jalan depan Pasar Kramat Jati diduga menjadi licin karena terkena siraman pedagang ikan. Mereka akan diwajibkan menampung air siraman agar tak membasahi permukaan jalan.

"Dan khusus untuk pedagang ikan untuk jangan menyiram ikan dengan air yang dibiarkan mengalir ke jalanan, tetapi air siraman wajib untuk ditampung dengan ember atau plastik," ujarnya.

Gubernur Pramono Anung meminta kondisi Jalan Raya Bogor Kramat Jati dibenahi agar tak licin dan membahayakan pengguna jalan. Pemkot akan tertibkan pedagang. (dok IG @kecamatan.kramatjati)Para pedagang dilarang berdagang hingga menggunakan badan jalan. (dok IG @kecamatan.kramatjati)

Untuk rencana jangka panjang, Pemkot Jaktim akan rapat dengan pihak PD Pasar Jaya pada Jumat (21/8) lusa. Rapat akan membahas rencana memasukkan pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor ke area Pasar Kramat Jati.

"Jangka panjangnya, hari Jumat akan ada rapat di wali kota dengan pihak PD Pasar Jaya, untuk diusahakan para pedagang yang jualannya di pinggir jalan untuk bisa masuk ke dalam area pasar dengan menata kembali pedagang existing agar bisa muat menampung pedagang yang dari pinggir jalan tersebut," jelasnya.

Arahan Pramono

Sebelumnya, Pramono meminta jajarannya membenahi kondisi permukaan Jalan Raya Bogor kawasan Kramat Jati yang licin. Sebab, kondisi itu diduga menjadi pemicu kecelakaan yang menewaskan remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jakarta Timur akibat tertabrak truk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Jakarta.

"Yang di Pasar Kramat Jati, kebetulan saya mengikuti, karena memang kondisinya adalah karena jalan yang licin, terpeleset, dan kemudian tertabrak oleh mobil Dinas Lingkungan Hidup," ujar Pramono kepada wartawan di Velodrome Jaktim, Selasa (18/8/2026).

Gubernur Pramono Anung meminta kondisi Jalan Raya Bogor Kramat Jati dibenahi agar tak licin dan membahayakan pengguna jalan. Pemkot akan tertibkan pedagang. (dok IG @kecamatan.kramatjati)Permukaan jalan depan Pasar Kramat Jati diduga menjadi licin karena terkena siraman pedagang ikan. Mereka akan diwajibkan menampung air siraman agar tak membasahi permukaan jalan (dok IG @kecamatan.kramatjati)

"Dan saya sudah meminta kepada jajaran terkait, terutama kepada Walikota dan juga kepada Satpol PP, yang begini enggak boleh terulang. Karena membiarkan tempat yang basah sehingga ada yang terpeleset dan apa tertabrak mobil. Mudah-mudahan itu tidak terulang kembali," jelasnya.

Kronologi Kecelakaan Maut

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan kecelakaan terjadi pada Senin (17/8), pukul 06.00 WIB, saat korban hendak mengikuti upacara hari kemerdekaan RI ke-81.

"Sepertinya begitu (korban hendak upacara HUT ke-81 RI) karena memakai seragam sekolah," kata Ojo, Senin (17/8).

Peristiwa kecelakaan terjadi saat HH yang mengendarai motor Honda BeAt bernopol B-3122-SDL melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Bogor. Sesampainya depan Rumah Makan Kuring, Pasar Induk Kramat Jati, kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas.

Korban terjatuh dari motor diduga akibat jalan licin dan di saat bersamaan datang melintas dump truck dan menabrak korban hingga tewas.

"Di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truck Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ yang dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal dunia di TKP," lanjutnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan motor yang dikendarai korban ringsek.

(jbr/mei)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |