Audiensi dengan Kemenko Infrawil, Kakorlantas Tegaskan Komitmen Dukung Zero ODOL 2027

1 hour ago 2

Jakarta -

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo memimpin audiensi bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkoinfrawil) di Ruang Rapat Kakorlantas Polri, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Dalam arahannya, Kakorlantas menegaskan komitmen Korlantas Polri untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Zero Over Dimension dan Over Load pada 2027 mendatang.

"Penegakan hukum ini adalah langkah terakhir. Langkah di hilir. Dan ini bukan menjadi langkah utama. Kami tetap fokus pada tindakan atau kegiatan pencegahan," kata Kakorlantas.

Irjen Wibowo menjelaskan, praktek over dimension dan over load memiliki dampak besar terhadap keselamatan lalu lintas, lingkungan, maupun infrastruktur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berdampak terhadap keselamatan, kendaraan over dimensi dan over load juga berkontribusi terhadap kerusakan infrastruktur jalan. Sejumlah jalan nasional, provinsi, hingga jalan desa yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan dengan beban berlebih berpotensi mengalami kerusakan.

"Fenomena ini over dimensi atau overload tentunya memiliki dampak terhadap keselamatan lalu lintas dan juga infrastruktur yang sangat luar biasa. Kemudian adalah dampak lingkungan. Emisi gas buang juga akan menjadi lebih tinggi dan tentunya ini akan mempengaruhi termasuk juga ada dampak infrastruktur," tutur dia.

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo memimpin audiensi bersama Kementerian Koordinator Bidang KemenkoinfrawilKakorlantas Polri Irjen Wibowo memimpin audiensi bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemenkoinfrawil Foto: Dok Ist

Kakorlantas menyatakan kesiapan Korlantas Polri untuk mendukung penuh kebijakan Zero Over Dimension dan Over Load pada 2027. Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan secara tepat sasaran dan bertahap, terutama dengan mempertimbangkan momentum Ramadan dan Idul Fitri yang berdekatan dengan awal pelaksanaan kebijakan tersebut.

"Kegiatan Zero Over Dimension dan Overload ini betul-betul harus kita laksanakan dengan soft, dengan baik, tepat sasaran sehingga tidak mempengaruhi ketersediaan bapokting, termasuk kestabilan harga menjelang puasa maupun Idul Fitri," tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi dan Konektivitas Kemenkoinfra Odo R.M Manuhutu mengapresiasi atas kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan Korlantas. Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan terus ditingkatkan, termasuk melalui penguatan langkah-langkah preemtif dan preventif.

"Kita mungkin buat milestone-milestone pertemuan setiap dua bulan sampai sebelum Januari. Kita lihat milestone-nya apa, kesulitan-kesulitan yang dihadapi teman-teman dari Korlantas, dan apa dukungan yang diperlukan dari kementerian dan lembaga," ungkapnya.

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo memimpin audiensi bersama Kementerian Koordinator Bidang KemenkoinfrawilKakorlantas Polri Irjen Wibowo memimpin audiensi bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemenkoinfrawil Foto: Dok Ist

Odo mengungkapkan, pihaknya juga meminta dukungan Korlantas agar kantor-kantor di daerah dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi. Dengan melibatkan seluruh stakeholder, diharapkan masyarakat dan pelaku usaha memahami bahwa kebijakan Zero Over Dimension dan Over Load merupakan kebijakan pemerintah yang didukung secara bersama-sama.

"Pada saat sosialisasi, kita juga bisa menggunakan kantor-kantor Korlantas di daerah, sehingga nanti seperti yang kita lakukan di daerah, kita menggunakan kantor Dishub, mengundang semua stakeholder, jadi semua bisa mengetahui bahwa pemerintah itu satu melakukan dukungan," pungkasnya.

(hri/knv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |