Menko Pratikno Minta Pemda Lebih Aktif Cegah Kasus Daycare Jogja Terulang

1 week ago 7

Sleman -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengaku prihatin dengan kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta. Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.

"Jadi itu kejadian yang memprihatinkan. Jadi concern kami," kata Pratikno ditemui wartawan di GIK UGM, dilansir detikJogja, Senin (27/4/2026).

Pratikno mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda DIY terkait penanganan kasus itu. Pratikno menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, sampai dengan kemarin petang saya sudah koordinasi dengan Pak Kapolda mengenai tindakan ini," ucapnya.

"Satu adalah memang kita harus ada anu ya, apa, apakah memang ada pelanggaran hukum atau tidak di situ. Kita serahkan kepada pihak kepolisian," imbuhnya.

Pratikno melanjutkan, kementeriannya akan berkoordinasi dengan Pemkot juga dengan Pemprov. Ia berharap ada trauma healing bagi anak juga bagi orang tua. Sebagai langkah pencegahan, kementeriannya akan berkoordinasi dengan instansi lain untuk memperkuat sistem pengawasan.

"Kami di Kemenko PMK dengan di Kemendikdasmen dan juga Kemenag, kita koordinasi untuk mencegah hal-hal semacam ini tidak terjadi ke depan. Jadi kejadian ini memprihatinkan kita semua," katanya.

Termasuk dalam waktu dekat ini akan melakukan rapat koordinasi untuk menentukan langkah dan membahas assessment daycare agar kejadian di Jogja tidak terulang.

"Kami akan melakukan rapat koordinasi untuk me-review ini secepatnya. Jadi kita tentu saja mengharapkan pemerintah daerah lebih aktif ya," pungkasnya.

Baca selengkapnya di sini.

(idh/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |