Kampung Narkoba di Pekanbaru Digerebek, Polisi Temukan Sabu dalam Pasir

4 hours ago 3

Pekanbaru - Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melakukan penggerebekan di kampung narkoba. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkoba yang disembunyikan di dalam gundukan pasir.

Penggerebekan dilakukan di Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, pada pukul 18.30 WIB. Penggerebekan ini merupakan patroli rutin yang ditingkatkan untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah Pekanbaru.

"Saat kami datang, kampung itu sepi, tidak ada orang. Hanya ada beberapa ibu-ibu di dalam rumah," kata Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Tim berjumlah sekitar 9 orang dipimpin Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru melakukan pemeriksaan di tempat-tempat yang dicurigai. Awalnya polisi tak menemukan narkoba di lokasi tersebut.

Petugas kemudian mencurigai tumpukan pasir yang berada di depan rumah warga. Salah seorang personel pun mencoba menggali-gali gunungan pasir tersebut dan akhirnya menemukan sejumlah kantong keresek warna hitam.

"Kami yakin di situ ada narkoba, tetapi belum kami temukan saat itu. Sampai akhirnya kami temukan ada gundukan pasir, kemudian kami korek-korek, ternyata disembunyikannya narkoba itu di dalam pasir," jelas Noki.

Petugas kemudian menggali gundukan pasir tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah narkoba yang disimpan di dalam beberapa kantong kresek.

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru menemukan sabu hingga ekstasi di gundukan pasir saat menggerebek Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, pada Selasa (5/5/2026).Satresnarkoba Polresta Pekanbaru menemukan sabu hingga ekstasi di gundukan pasir saat menggerebek Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, pada Selasa (5/5/2026) malam. (Dok. Istimewa)

"Kami dapatkan barang bukti ada sabu, ekstasi, dan happy five di dalam pasir itu," ujarnya.

Belum diketahui si pemilik narkoba tersebut. Polisi juga sempat menginterogasi ibu-ibu yang di depan rumahnya terdapat gunungan pasir tersebut, namun ia mengaku tidak tahu-menahu soal narkoba tersebut.

"Ibu-ibu itu kami tanya, mereka mengaku tidak tahu," ucapnya.

Kampung Dalam dikenal sebagai 'kampung narkoba' karena beberapa kali ditemukan adanya transaksi narkoba di wilayah tersebut. Kampung tersebut bukan pertama kalinya digerebek polisi, tetapi sudah ke sekian kalinya.

Noki mengatakan dulunya para pelaku melakukan transaksi narkoba di dalam rumahnya. Namun kini para pelaku mengubah pola transaksi di luar rumahnya.

"Untuk pemiliknya ini masih dalam penyelidikan, kami akan terus mengembangkan pengungkapan ini. Dan untuk jumlah barang buktinya masih kami hitung," tuturnya.

Dimintai konfirmasi, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta mengapresiasi jajaran Satresnarkoba atas pengungkapan narkoba di kampung tersebut. Ia juga menegaskan komitmen Polda Riau dalam memberantas narkoba.

"Kami berkomitmen serius dalam pemberantasan narkoba dan sesuai perintah Pak Kapolda, kami akan lakukan tindakan tegas bagi siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkotika. Kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu," kata Muharman.

Tonton juga video "Pengedar Sabu Diringkus saat Polisi Gelar Razia Helm di Karawang"

(mea/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |