KNKT akan Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi

1 week ago 13

Jakarta -

Insiden kecelakaan hebat melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin buka suara soal kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Jakarta Cikarang.

"Kejadian ini di jam 9 kurang, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau, di JPL 85. Ini yang kami curigai membuat sistem perkeretaapian di daerah emplasemen Stasiun Bekasi Timur ini agak terganggu, sementara itu kronologinya," ujar Bobby dalam keterangan video dari Kementerian Perhubungan, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan kereta ini," sambung Bobby.

Bobby menambahkan, proses evakuasi korban dimulai dari pemotongan rangkaian pada gerbong yang rusak.

"Rangkaian dari Kereta Argo Bromo Anggrek telah kita lakukan pemotongan, sebagian dari rangkaian, mungkin setengahnya sudah kita tarik ke Bekasi, terang Doddy

Selain itu, menurut Bobby, korban kecelakaan ini adalah penumpang KRL.

"(Korban) Di KRL, di KRL gerbong terakhir," tutur Bobby.

Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan rasa keperihatinan serta duka cita yang mendalam untuk korban yang meninggal dunia. Dudy juga berharap para korban luka juga diberikan kesembuhan.

Selanjutnya, Dudy menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi, melihat secara obyektif penyebab kecelakaan,"ujar Dudy di Lokasi Selasa dini hari (28/4/2025), lewat keterangan video Kementerian Perhubungan.

Dudy menambahkan peristiwa kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemerintah dalam meningkatkan pelayanan terhadap penumpang kereta ke depan.

"Kejadian kereta ini menjadi pelajaran yang sangat penting untuk bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, dan juga harus memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus juga yang paling utama memberikan keselamatan kepada penumpang," tutur Dudy.

Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Jadi 5 Orang

Berdasarkan data KAI, Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Saat ini, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Berdasarkan pembaruan data sementara tercatat 7 orang meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan.

Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

13 Kereta Jarak Jauh Dibatalkan Hari Ini

Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan pada Selasa (28/4/2026) sebagai dampak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Pembatalan ini dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan memastikan keselamatan perjalanan.

Mengutip info resmi KAI, setidaknya hari ini ada 13 Kereta yang dibatalkan:

1. 117B KA Gunungjati Cirebon-Gambir
2. 56F-53F KA Purwojaya Cilacap - Gambir
3. 58F-59F KA Purwojaya Gambir-Cilacap
4. 143B KA Madiun Jaya Madiun-Pasarsenen
5. 17 KAArgo Sindoro Semarang Tawang-Gambir
6. 75B KA Mataram Solo Balapan-Pasarsenen
7. 163 KA Gumarang Surabaya Pasarturi- Pasarsenen
8. 149 KA Singasari Blitar-Pasarsenen
9. 94-91 KA Jayabaya Malang - Pasarsenen
10. 61B KA Manahan Solo Balapan- Gambir
11. 257 KA Progo Lempuyangan-Pasarsenen
12. 29F KA Argo Anjasmoro Surabaya Pasarturi-Gambir
13. 175 KA Menoreh Semarang Tawang-Pasarsenen

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan bahwa langkah ini diambil demi menjaga keselamatan operasional serta mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

Saksikan informasi selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Selasa (28/4/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"

(vrs/vrs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |