Jakarta -
Wali Kota Serang Budi Rustandi menegur Camat Serang Basuni karena pergi saat Kepala Bapenda Kota Serang Hari W Pamungkas mengunjungi kantor kecamatan. Menurut Budi, tindakan Basuni harus dievaluasi karena Bapenda hadir untuk sosialisasi soal pendapatan di Kota Serang.
"Kemarin saya mendapat laporan bahwa Bapenda sudah melakukan koordinasi dan sosialisasi dengan seluruh camat di Kota Serang. Cuma saya mendapat laporan tidak baik dengan Camat Serang. Hati-hati, mohon dievaluasi, Pak Sekda," kata Budi dalam rekaman pertemuan dengan para camat se-Kota Serang, Selasa (3/2/2026).
"Ketika Pak Hari ke sana, tidak ada respons yang baik dari camat. Mohon Pak Basuni, jangan main-main. Boleh kita bersahabat, tapi urusan pekerjaan jangan main-main dengan saya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Budi, kunjungan Hari bertujuan menyampaikan program Kota Serang di bidang pendapatan daerah. Ia menyayangkan tindakan Basuni tersebut.
"Secara etika ASN, ketika Kepala Bapenda datang, seharusnya dia datang langsung. Itu dalam rangka memperjuangkan program prioritas wali kota. Hargai, bukan ditinggal pergi," kata Budi.
Basuni yang hadir dalam pertemuan itu pun terdiam. Sementara itu, Budi menegaskan agar tidak ada pejabat yang bertindak sesukanya hanya karena merasa dekat dengan wali kota.
"Saya tidak suka ada orang yang merasa kenal dengan saya, lalu menggampangkan atau menganggap remeh seorang Kepala Bapenda yang datang ke sana dalam rangka mensosialisasikan program kerja saya," ujarnya.
Budi mengingatkan seluruh camat agar bekerja sama dengan Bapenda dalam merancang pendapatan daerah tahun 2026. Ia menegaskan akan melakukan evaluasi jika ada camat yang mengabaikan Bapenda.
"Kita ingin merancang pendapatan kita di 2026. Para camat yang tidak mau bekerja sama, saya pastikan akan dievaluasi semuanya. Jangan mentang-mentang kenal dengan saya, dekat dengan saya, lalu mengabaikan kewajiban," ucapnya.
(aik/fca)

















































