Jakarta - Vica Acnia Fratiwi (23) menjadi salah satu korban jiwa dalam kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Kakak Vica, Nina (30), menjelaskan adiknya sempat berencana menjalani studi S2.
"Dia mau kuliah, masih mau S2. Dia kan soalnya ambis (punya ambisi, red) banget kan. Anaknya pinter kayak gitu kan," kata Nina ditemui di rumah duka Vica di kawasan Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Nina bercerita Vica adalah anak yang tekun. Bahkan, Vica lulus kuliah hanya dalam tiga setengah tahun dan lulus dengan predikat cum laude dari Universitas Lampung (Unila).
"Jadi dia benar-benar kayak kalau misalnya belajar itu bener-bener kayak gitu banget. Iya pas kemarin lulusnya cum laude termasuk," katanya.
Nina Monica (30) kakak dari Vica Acnia Fratiwi (23) korban kecelakaan kereta api di Bekasi (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)
"(Lulus) tahun 2024, tiga setengah tahun di Unila," sambungnya.
Nina juga mengenang Vica sebagai orang yang rajin beribadah. Vica bahkan sempat melakukan salat Magrib sebelum menaiki KRL saat malam kejadian.
"Orangnya cantik, pinter, nggak neko-neko, rajin ngaji dia. Rajin ngaji, rajin salat, jadi kayak sebelum dia naik KRL pun itu juga salat Magrib dulu, jadinya kayak 'Ya Allah'," katanya.
Sebagai informasi, kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam pada jalur Bekasi menuju Cikarang. Total ada 16 orang meninggal dunia dan 90 orang terluka akibat kecelakaan ini.
Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL itu bermula dari insiden KRL tertemper taksi online pada rel atau jalur sebaliknya atau jalur Cikarang arah Bekasi. Taksi itu tertemper KRL karena mogok dan berada di tengah rel.
Tonton juga video "Rumah Duka Mahasiswi Asal Jambi yang Jadi Korban Tabrakan KA di Bekasi"
(jbr/jbr)

















































