Bogor -
Hujan deras mengguyur sebagian wilayah barat dan utara Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), malam ini. Hujan deras membuat titik panas di TPA Galuga yang kebakaran berkurang drastis.
"Alhamdulillah (TPAS) Galuga hujan.Thermal posisi (pukul) 19.17 WIB, suhu panas anjlok turun," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa, Jumat (18/9/2016).
Yudi menyebutkan drone termal digunakan sejak penanganan kebakaran di TPAS Galuga Bogor. Alat ini digunakan untuk memantau titik panas di bawah timbunan sampah, yang berpotensi menjadi api dan menimbulkan kebakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Drone termal masih digunakan. Itu untuk memantau titik panas atau api yang di bawah tumpukan sampah," kata Yudi.
Petugas sujud syukur dujan deras di Bogor mengurangi titik panas kebakaran di TPA Galuga. (dok.istimewa)
Hujan deras juga membuat petugas yang bersiaga di TPAS Galuga merasa senang, hingga meluapkannya dengan sujud syukur. Video momen petugas melakukan sujud syukur beredar di media sosial.
Dalam video dilihat detikcom, tampak seorang petugas BPBD berdiri di tengah hujan deras dan mengucap syukur sambil tangan menengadah. Pria itu kemudian melakukan gerakan sujud, meski saat itu masih diguyur hujan.
"Iya, alhamdulillah hujan. Lumayan deras. Tadi hujan dari jam 19.00 WIB, sampai sekarang masih hujan deras," kata anggota BPBD Kota Bogor Andra Novandra dihubungi detikcom, pukul 20.20 WIB.
Andra merupakan salah satu petugas yang bersiaga di TPAS Galuga pascakebakaran hebat beberapa waktu lalu. Bersama tim BPBD dan Damkar dari Kota dan Kabupaten Bogor, Andra mengantisipasi kebakaran lanjutan di TPAS Galuga. Andra berharap titik panas di bawah timbunan sampah benar-benar hilang setelah diguyur hujan deras.
"Ya mudah-mudahan dengan hujan ini air jadi masuk ke dalam tumpukan sampah, titik panas yang ada di bawah jadi basah. Mudah-mudahan titik panasnya berkurang, habis," kata Andra.
(sol/wnv)

















































