Indonesia Jadi Tuan Rumah UN Peacekeeping Ministerial 2027 di Jakarta

4 hours ago 2

Jakarta -

Indonesia dan Belanda didapuk menjadi Co-host UN Peacekeeping Ministerial 2027. Forum tingkat menteri internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu akan diselenggarakan di Jakarta.

Wakil Tetap RI untuk PB, Duta Besar Umar Hadi, menyampaikan forum ini merupakan kegiatan penting. Melalui forum ini, kata dia, Indonesia berupaya menggalang dukungan politik, mendorong kerja sama internasional yang inklusif, serta memastikan operasi perdamaian PBB tetap efektif.

"Melalui kepemimpinan bersama ini, Indonesia berupaya untuk menggalang dukungan politik, mendorong kerja sama internasional yang inklusif, serta memastikan operasi perdamaian PBB tetap efektif, responsif, dan didukung sumber daya yang memadai," ujar Duta Besar Umar Hadi dalam keterangannya, dikutip Sabtu (19/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, forum ini juga menjadi pengingat akan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB, merupakan hal yang tidak dapat ditawar. Apalagi di tengah tantangan operasi yang semakin kompleks, keterbatasan sumber daya, serta berkembangnya ancaman terhadap personel di lapangan.

Menurutnya, penguatan perlindungan dan kemampuan operasi pemeliharaan perdamaian menjadi semakin penting untuk memastikan pelaksanaan mandat secara efektif. Terlebih, Indonesia merupakan salah satu kontributor utama pasukan pemeliharaan perdamaian PBB.

"Sebagai salah satu kontributor utama pasukan pemeliharaan perdamaian PBB, Indonesia turut menghadapi berbagai tantangan dan risiko tersebut," jelas Umar Hadi.

Di sisi lain, Umar juga mengingat pada Maret-April 2026, ada empat peacekeepers Indonesia yang bertugas dalam UNIFIL gugur dalam rangkaian insiden di Lebanon. Namun menurutnya, risiko tersebut tidak mengurangi komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi terhadap pemeliharaan perdamaian PBB, yang telah berlangsung selama lebih dari enam dekade.

Dia menjelaskan, Indonesia pertama kali mengirimkan peacekeepers pada tahun 1957 melalui UNEF di Sinai, Mesir. Sampai saat ini, Indonesia telah mengirimkan lebih dari 60.000 pasukan pemeliharaan perdamaian ke berbagai belahan dunia.

"Berbekal pengalaman dan komitmen tersebut, Indonesia bersama Belanda secara resmi menjadi co-host UN Peacekeeping Ministerial (UNPM) 2027, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada kuartal keempat tahun 2027. Ini merupakan pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah forum tingkat menteri tersebut," terang Umar.

Dia juga menyanpaikan, pasukan penjaga perdamaian PBB tetap dan akan terus memegang peranan penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia di tengah dinamika situasi internasional saat ini. Hal ini tentunya untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan sehingga keberadaan mereka harus berjalan beriringan dengan penguatan solusi politik dan post-conflict peacebuilding.

"Penyelenggaraan UNPM 2027 di Jakarta akan menjadi momentum bagi Indonesia untuk mendorong political commitments dan solusi bersama dalam menjawab tantangan pemeliharaan perdamaian, sekaligus memperkuat kerja sama antara negara anggota, negara kontributor pasukan, dan PBB," imbuhnya.

Adapun serah terima peran host UNPM dilakukan dalam pertemuan Special Committee on Peacekeeping Operations di Markas Besar PBB, New York, pada 17 September 2026. Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius selaku tuan rumah UNPM 2025, Wakil Tetap RI untuk PBB Duta Besar Umar Hadi, dan Wakil Tetap Belanda untuk PBB Duta Besar Lise Gregoire-van Haaren.

Turut hadir pula Under-Secretary-General for Peace Operations Jean-Pierre Lacroix, Under-Secretary-General for Operational Support Atul Khare, dan Under-Secretary-General for Management Strategy, Policy and Compliance Catherine Pollard.

Tonton juga video "Jakarta Jadi Daerah Penopang PON 2028, Tuan Rumah Tetap NTB-NTT"

(kuf/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |