Jakarta - Syaifuddin Zuhri resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya usai dilantik dalam rapat paripurna. Ia menggantikan Adi Sutarwijono yang meninggal dunia pada Februari lalu.
Momentum pelantikan pergantian ini diharapkan memperkuat kinerja DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mempercepat sinergi dengan Pemkot Surabaya.
Syaifuddin Zuhri menegaskan amanah barunya membawa tanggung jawab besar. Ia berkomitmen melanjutkan kerja-kerja kerakyatan yang telah dirintis almarhum Adi Sutarwijono.
"Sekarang tentu berbeda, beban kerja semakin besar. Saya harus bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan almarhum Pak Adi, terutama dalam kerja-kerja kerakyatan," ujar Syaifuddin Zuhri dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Hal itu ia katakan usai Paripurna, Rabu (6/5). Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya soliditas internal DPRD sebagai fondasi utama dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dengan komposisi 50 anggota dari berbagai partai, persatuan visi dinilai menjadi kunci.
"Yang utama adalah bagaimana mengkompakkan seluruh anggota DPRD yang berbeda-beda partai, tapi punya satu tujuan, yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat," tegas Syaifuddin Zuhri.
Sebagai langkah awal, Syaifuddin Zuhri akan memperkuat komunikasi internal serta membuka ruang dialog dengan berbagai elemen, mulai dari Forkopimda, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan.
"Kami butuh banyak masukan agar bisa membaca kebutuhan Surabaya secara komprehensif. Kuncinya adalah kolaborasi dan mendengarkan banyak pihak," imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Ipuk itu, juga memastikan struktur Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tetap berjalan sesuai mekanisme politik, termasuk penempatan anggota berdasarkan rekomendasi fraksi.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyambut positif pelantikan Ketua DPRD yang baru. Ia berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat.
"Alhamdulillah hari ini sudah diparipurnakan. Semoga dengan pelantikan ini, kinerja bersama antara Pemkot dan DPRD bisa lebih cepat lagi dan semakin bermanfaat untuk masyarakat Surabaya," kata Eri. (prf/ega)















































