Projo Tepis JK soal Peran di Balik Jokowi Jadi Presiden

3 hours ago 1
Jakarta -

Relawan Pro Jokowi (Projo) membantah pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi Presiden karena dirinya. Projo menegaskan Jokowi bisa menjadi Presiden karena kehendak rakyat.

"Kami menghormati Bapak Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang memiliki kontribusi nyata dalam perjalanan demokrasi Indonesia, termasuk dalam Pilpres 2014. Namun demikian, kami menegaskan bahwa kemenangan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia adalah hasil dari kehendak dan kepercayaan rakyat Indonesia," kata Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Freddy mengatakan demokrasi tidak dibangun atas peran satu individu, tapi kerja kolektif elemen bangsa. Menurutnya, Jokowi juga terpilih karena kepemimpinannya yang lahir dari bawah.

"Keberhasilan Joko Widodo tidak dapat dilepaskan dari rekam jejak kepemimpinan beliau yang lahir dari bawah, kerja nyata, serta kedekatan dengan rakyat. Faktor inilah yang menjadi fondasi utama kepercayaan publik," ucap dia.

Kemudian, Freddy juga menyinggung peran PDIP sebagai partai pengusung Jokowi. Menurutnya, peran partai berlambang banteng itu tidak bisa dilepaskan dari kemenangan Jokowi di 2014.

"Projo sebagai organisasi relawan yang sejak awal berdiri untuk mengawal kepemimpinan rakyat, melihat bahwa dukungan relawan, partai politik seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, serta partisipasi aktif masyarakat luas merupakan pilar penting dalam kemenangan tersebut," ujar dia.

Atas dasar itu lah, Freddy mengajak semua pihak untuk jaga narasi kebangsaan yang sehat. Apa lagi, kata dia, mengklaim secara personal proses demokrasi.

"Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menjaga narasi kebangsaan yang sehat, tidak menyederhanakan proses demokrasi menjadi klaim personal, serta tetap menjunjung tinggi semangat persatuan. Demokrasi Indonesia adalah milik rakyat, dan setiap kemenangan dalam proses tersebut adalah kemenangan bersama, bukan milik individu," ujar dia.

Pernyataan JK

Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengeluarkan kekesalannya atas tuduhan Rismon Sianipar yang mengatakan dirinya mendanai kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). JK pun mengingatkan perannya di balik karier Jokowi hingga menjadi Presiden ke-7 RI.

Pernyataan ini disampaikan JK ketika dia ditanya perihal adanya laporan polisi mengenai video ceramahnya tentang 'mati syahid' di UGM. JK ditanya apakah dia merasa dipolitisasi atau tidak dengan adanya kasus ini.

Lalu, JK menjawab dengan mengatakan dirinya tidak mau berspekulasi. Namun, dia merasa masalah ini muncul setelah dia melaporkan Rismon Sianipar ke polisi terkait tudingan mendanai kasus ijazah Jokowi.

JK mengungkapkan dia beberapa kali dihubungi oleh Rismon dan Roy Suryo, namun selalu dia tolak, karena dia ingin berada di posisi netral, mengingat kasus tudingan ijazah palsu Jokowi sedang ramai. Dia pun mengungkapkan kekesalannya tentang masalah ijazah palsu ini yang berlarut-larut sehingga menyeret sejumlah nama.

JK pun bicara mengenai peran pentingnya dalam karier politik Jokowi. JK mengatakan dia adalah orang yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta.

JK mengatakan dia yang menyodorkan nama Jokowi ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta). Bahkan, dia juga mengatakan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI karena dirinya.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya," tegas JK.

(maa/imk)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |