Jakarta - Seorang pegawai toko roti, pria inisial A, tewas setelah dibacok di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Korban diketahui baru satu hari bekerja di toko roti.
"Betul, korban kerja di toko roti baru sehari. Sebelumnya korban kerja di toko roti lainnya yang masih satu brand," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Korban dibacok saat melintas di Jalan Pedongkelan Belakang RT 004/RW 013, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (4/5) siang. Korban meninggal dunia akibat luka bacok di bagian dada kiri.
Setelah melakukan pembacokan tersebut, pelaku melarikan diri. Tak sampai 24 jam, pelaku pria inisial RS ditangkap tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di Jasinga, Kabupaten Bogor.
"Pelaku ditangkap tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di Jasinga sekitar pukul 22.00 WIB, di hari yang sama," imbuhnya.
Dipicu Senggolan di Jalan
Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim atau Rohim mengungkap pemicu perselisihan yang berujung pembacokan tersebut.
"Awalnya pelaku cekcok adu mulut dengan korban di sekitar TKP, karena motor pelaku ingin menabrak motor korban di sekitar TKP," kata Rohim.
Rohim mengatakan pelaku mengaku saat itu korban berkata kasar kepada pelaku. Seketika itu pelaku emosional hingga membacok korban menggunakan celurit yang dibawanya.
"Korban berbicara kasar kepada pelaku, selanjutnya pelaku langsung membacok korban di bagian dada kiri dan korban langsung tersungkur menggunakan celurit yang pelaku bawa, kemudian pelaku melarikan diri," jelasnya.
Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya. Ia dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 468 ayat (2) KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
(mea/jbr)


















































