Jakarta -
Polri menggelar puncak kegiatan Bakti Kesehatan tahun 2026 secara serentak di seluruh jajaran di Indonesia. Bakti kesehatan ini menyediakan layanan kesehatan umum, spesialis, hingga operasi gratis.
Kaplri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut bakti kesehatan ini merupakan rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri dan pimpinan BPJS Kesehatan.
"Hari ini kami bersama seluruh jajaran di Indonesia secara serentak melaksanakan puncak dari kegiatan bakti kesehatan tahun 2026," kata Jenderal Sigit di Sespolwan Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenderal Sigit menjelaskan, rangkaian bakti kesehatan ini telah berlangsung selama satu bulan, sejak 1 Juni hingga 1 Juli 2026. Hingga saat ini, total layanan kesehatan yang telah diberikan secara nasional mencapai ratusan ribu layanan.
"Melibatkan kurang lebih 5.354 tenaga kesehatan. Sedangkan total layanan kesehatan yang diberikan sampai dengan saat ini sebesar 664.975 layanan," ucap Jenderal Sigit.
Adapun berbagai jenis layanan medis disediakan, mulai pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum dan gigi, pengobatan spesialis, operasi katarak, hingga operasi bibir sumbing. Selain itu, Polri memberikan perhatian khusus pada penanganan stunting, khitan massal, donor darah, hingga pemberian alat bantu disabilitas.
Puncak Bakti Kesehatan Polri 2026 (Rumondang/detikcom)
Kemudian, alat bantu yang diserahkan di antaranya berupa kruk, tongkat kaki, kursi roda, hingga alat bantu dengar bagi para penerima manfaat. "Untuk hari ini di kegiatan ini dihadiri kurang lebih 8.000 orang dan tentu kita akan tuntaskan seluruh rangkaian kegiatan ini," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Sigit juga meluncurkan 'Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh'. Melalui kartu ini, para buruh mendapatkan akses khusus untuk melakukan pengecekan kesehatan di seluruh jaringan Rumah Sakit Polri di Indonesia.
"Khusus buruh, kita memberikan kartu dengan nama Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh. Ini agar buruh bisa melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan di seluruh layanan Rumah Sakit Polri yang ada di Indonesia. Ini bentuk komitmen dan kerja sama untuk membantu memberikan layanan kesehatan bagi rekan-rekan buruh," tuturnya.
Tak hanya kegiatan bakti sosial, Jenderal Sigit juga meresmikan Rumah Sakit Bhayangkara di Jombang secara virtual. Rumah sakit ini diharapkan menjadi fasilitas kesehatan baru yang bermanfaat tidak hanya bagi anggota Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas.
"Rumah sakit ini pun kita bangun dan kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan juga khususnya anggota-anggota kami yang perlu mendapatkan pelayanan kesehatan," imbuhnya.
Eks Kabareskrim Polri ini menegaskan komitmen Korps Bhayangkara untuk terus memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan demi menjaga kondisi fisik masyarakat dan anggota agar tetap prima dalam menjalankan tugas sehari-hari.
"Kami terus berkomitmen untuk terus bisa memberikan pelayanan terbaik khususnya di bidang kesehatan baik bagi masyarakat maupun bagi anggota kita agar kondisi kesehatannya selalu terjaga dan selalu prima," ucap Jenderal Sigit.
Selain itu, Jenderal Sigit dan rombongan membagikan paket sembako kepada buruh hingga masyarakat. Ada 8.000 paket sembako yang dibagikan.
Kemudian, sebanyak 1.000 paket imunitas juga dibagikan. Kemudian 100 paket bingkisan khitanan massal, 100 paket bingkisan anak stunting, hingga 100 paket bingkisan untuk ibu hamil.
(ond/zap)


















































