Lomba 17-an sudah mulai digelar di berbagai lokasi di Jakarta. Salah satunya Terminal Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Namun, lombanya bukan tarik tambang, tetapi tarik bus.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengungkap awal mula ide lomba tersebut tercetus karena pihaknya ingin ada yang berbeda yang tidak bisa semua orang lakukan. Kemudian tercetuslah lomba tarik bus.
"Ide awal kami sehari-harinya berkecimpung di layanan bus ya, angkutan antarkota antarprovinsi maupun antarkotanya, jadi memang sehari-harinya kita berhubungan dengan bus. Karena kan untuk tarik tambang kan umum ya, hampir di seluruh Indonesia mengadakan lomba tarik tambang. Tapi tidak semua tempat bisa mengadakan lomba tarik bus," kata Prasetyo saat ditemui di Terminal Kalideres, Jumat (14/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam lomba ini, satu tim terdiri atas 20 orang peserta. Nantinya, tim akan diminta menarik bus dari garis start hingga finis secepat mungkin.
"Jadi kita akan memulai dari garis start sampai garis finis. Tim ini akan menarik bus dari garis start sampai garis finis. Ntar akan kita hitung kecepatan mereka itu berapa lama. Nanti yang paling cepat itulah yang akan kita pilih untuk juara satu dan juara dua," ujarnya.
Pakai 2 Bus Antarkota
Ada dua bus antarkota hingga antarprovinsi yang akan digunakan untuk lomba. Satu bus berukuran besar dan satu berukuran sedang.
"Kalau bobot beratnya kita akan cek lagi. Saya nggak bisa mengira-ngira, tapi kalau bus besar itu kan untuk umum ya. Yang pasti untuk bus sedang bobotnya lebih ringan dari bus besar," jelasnya.
Lomba tarik bus ini bisa diikuti laki-laki maupun perempuan. Peserta lomba berasal dari karyawan bus, sopir, hingga pedagang di sekitar Terminal Kalideres.
"Pesertanya ada dari karyawan PO bus, ada dari agen PO bus, ada pegawai dinas perhubungan, ada pedagang asongan, dan ada petugas kebersihan. Laki-laki dan perempuan," ucapnya.
Siapkan Tali hingga Alat Pengaman
Prasetyo mengungkap tali yang akan digunakan untuk menarik bus adalah tali tambang. Pihaknya akan menyediakan sarung tangan.
"Untuk nariknya kita sudah siapkan tali tambang dan alat pengaman tangan seperti sarung tangan. Jadi nanti kita kasih sarung tangan untuk menghindari luka lecet," imbuhnya.
Lomba tarik bus ini digelar Minggu, 16 Agustus 2026. Adapun hadiah yang disiapkan untuk pemenang adalah paket sembako.
"Untuk hadiah yang kita siapkan itu sembako untuk para pemenang. Baik juara satu maupun juara dua.
Lomba tarik bus kali ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua. Lomba ini berlangsung sejak 2025.
Request dari Para Sopir
Sementara itu, panitia lomba tarik bus, Alfian, mengaku banyak permintaan dari para sopir bus untuk menggelar lomba 17 Agustus yang berbeda. Hingga akhirnya diusulkan tarik bus lantaran keseharian mereka yang berkecimpung di transportasi.
"Jadi gini, kita punya ide tuh kalau lomba tarik tambang tuh udah relatif ya dari zaman ke zaman. Makanya kita di sini kan mainnya transportasi. Jadi rekan-rekan terminal ini inisiatif mencoba mencari nuansa baru tarif bus dan disetujui," kata Alfian.
"'Bang, cari yang lain, Bang. Kita kan di sini bus banyak, kenapa nggak tarik bus'. Itulah yang membuat daya tarik," lanjutnya.
Alfian mengungkap jumlah peserta yang mendaftar lomba tarik bus tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah tahun ini lebih banyak sopir, tadi kan udah mau semua," ujarnya.
Lebih lanjut, Alfian mengatakan tak ada ketentuan baju yang digunakan peserta nanti. Rata-rata, katanya, para peserta menggunakan seragam PO bus masing-masing.
"Dari tahun ke tahun kita tetap bebas, ada pakaian dari PO, ada yang dari dinas kebersihan, dinas perhubungan. Insyaallah tahun depan kita adakan pakai baju kemerdekaan," imbuhnya.
Cerita Peserta
Salah seorang sopir bus bernama Mai, mengaku tertarik mengikuti lomba tarik bus ini. Dia menyebut lomba tarik bus ini unik.
"Ya unik aja, lumayan rame meriah," kata Mai saat ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (14/8/2026).
"Hadiah kan semua hadiah Agustusan mah udah pada tau hadiah. Ya memeriahkan namanya memeriahkan nggak terlalu orientasi ke hadiah," lanjutnya.
Bukan Tarik Tambang, Terminal Kalideres Bikin Lomba Tarik Bus Meriahkan HUT RI
Ini merupakan kali pertama Mai akan mengikuti lomba tarik bus. Lomba akan digelar pada Minggu 16 Agustus 2026.
"Nggak, kemarin mah nggak ikut. Ya mau nyoba, barangkali rame, kuat," ujarnya.
Menurutnya, lomba tarik bus ini berbeda dari lomba lain yang digelar di Terminal Kalideres. Menurutnya lomba tarik bus hal baru baginya.
"Ya beda aja, namanya bus. Kalau tarik tambang kan udah pada tahu. Kalau tarik bus kan rada aneh lah, rada baru lah," tuturnya.
Meski belum tahu bus apa yang akan digunakan dalam lomba nanti, namun, dia merasa sanggup mengikuti lomba tersebut.
"Ikutnya mah sanggup, cuma ketarik nggaknya mah nggak tahu. Kalau narik dari depan kan kayaknya mah bebannya lebih berat," imbuhnya.
Senada dengan Mai, sopir bus lain bernama Dodo juga mengaku tertarik ikut lomba tarik bus. Dodo mengaku mengetahui lomba tarik bus dari informasi yang diumumkan di Terminal Kalideres.
"Siap, siap (ikut)," kata Dodo.
(rdp/lir)


















































