Jakarta -
Partai Amanat Nasional (PAN) berhasil mengumpulkan uang Rp 8 miliar untuk membantu penanganan bencana di Indonesia, seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Uang itu berasal dari potongan gaji kader PAN yang menjabat menteri, anggota DPR RI, hingga DPRD.
Hal itu diungkap Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam perayaan HUT ke-28 PAN di JCC, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Zulhas mengucapkan terima kasih kepada para kadernya yang telah urunan untuk membantu korban bencana.
"Terima kasih kepada anggota DPR PAN, baik pusat, provinsi, kabupaten, kota. Alhamdulillah telah terkumpul dari gaji-gaji yang dipotong sebanyak Rp 8 miliar, Bapak Presiden. Untuk diberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah," kata Zulhas dalam pidatonya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulhas juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader PAN karena terus menjaga kekompakan. Dia menyebut hal itu sebagai semangat yang terus menyala seperti sinar matahari.
"Terima kasih juga saya ucapkan kepada kader PAN seluruh Indonesia yang terus menjaga soliditas, kekompakan, dan tali persaudaraan dalam membawa misi perjuangan," ucapnya.
Zulhas menyebut PAN telah mengarungi banyak kisah sejarah. PAN, kata dia, telah melalui banyak perjuangan selama ini.
"Kita telah bersama menghadapi tantangan dan perubahan. Kita pernah ditempa gelombang, diterjang badai, tetapi kita tetap tegar, tegak berdiri. PAN tidak akan lekang oleh panas, tidak lapuk oleh hujan, insyaallah," tuturnya.
Zulhas kemudian menyampaikan pesan kepada seluruh kader PAN agar tidak boleh ada yang berubah. Yaitu agar selalu membantu rakyat.
"Ada satu hal yang harus tetap kita jaga. Sebagai kader Partai Amanat Nasional dan tidak boleh berubah. Yaitu PAN harus tetap hadir sebagai partai yang membawa amanat rakyat, selalu bantu rakyat," tuturnya.
(ial/idn)

















































