Golkar: Awardee LPDP Dibiayai dari Pajak Rakyat, Perlu Dibekali Nasionalisme

2 hours ago 3
Jakarta -

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menyoroti rencana pelibatan Tentara Nasional Indonesia khususnya TNI AU, dalam program pembekalan bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Mekeng mengungkit kasus WNI yang pendidikannya dibiayai negara tetapi justru bangga dengan status kebangsaan negara lain.

"Harus dibekali satu wawasan nusantara dan kedua tentang Pancasila karena itu penting sekali, ya karena mereka ini kan ke luar negeri. Itu kan akan bertemu dengan berbagai macam jenis manusia dengan berbagai macam latar belakang dan ideologi. Nah supaya tidak nanti merasa bahwa ideologi lain tuh lebih cocok untuk Indonesia," kata Mekeng kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Mekeng menyebut penerima beasiswa LPDP memakai pajak rakyat Indonesia. Ia menekankan mereka harus memiliki jiwa nasionalisme untuk membangun negeri.

"Apalagi kita melihat belakangan tiba-tiba ada orang yang merasa bangga untuk jadi warga negara lain gitu kan. Jadi kalau menurut hemat saya ini satu langkah yang positif dan patut didukung agar siswa-siswa yang dibiayai oleh negara dengan keringat dari para dari rakyat, melalui pajak, ya mereka juga harus punya pemahaman tentang wawasan nusantara dan empat pilar itu," ungkapya.

Mekeng khawatir penerima beasiswa LPDP justru akan membandingkan negara lain dengan Indonesia. Ia tak ingin mereka pada akhirnya memilih negara yang ditempati dan meninggalkan Tanah Air.

"Mungkin melihat di sana sistem, sistem apa bernegaranya lebih teratur, rapi, nah mereka merasa itu jauh lebih enak. Terus akhirnya merasa bahwa, tinggal di luar aja lebih enak, atau yang sekarang istilahnya 'kabur aja dulu'," kata Mekeng.

"Itu kan pemahaman yang salah gitu lho. Jadi, kalau menurut saya sih pasti mereka membanding-bandingkan. Waktu mereka tinggal di Indonesia, mau ngurus ini aja mesti lewat gini ini birokratnya berbelit-belit segala macam," sambungnya.

Ia menyebut tujuan pembekalan terhadap awardee LPDP itu baik supaya tak lupa dengan kontribusi pajak negara. Mekeng berharap mahasiswa LPDP bisa memperbaiki bangsa ke depannya.

"Nah, kalau kita udah biayain mereka terus mereka di sana untuk hanya
mikirin diri sendiri, padahal kan negara membiayai mereka agar mereka datang kembali ke sini memperbaiki negara ini," ucapnya.

Pembekalan Awardee LPDP

Diketahui, LPDP melibatkan TNI dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan atau PK para penerima beasiswa. LPDP menyebut kegiatan persiapan keberangkatan bukan hal baru.

"LPDP secara berkelanjutan menyelenggarakan Persiapan Keberangkatan (PK) sebagai bagian dari pelatihan awal bagi penerima beasiswa sebelum melaksanakan studi. Kegiatan PK ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik," ujar Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP M Lukmanul Hakim saat dihubungi, Senin (4/5).

Dia mengatakan PK bertujuan membekali para penerima beasiswa dengan penguatan karakter hingga nilai kebangsaan. Dia berharap kegiatan itu dapat membuat para penerima beasiswa atau awardee dapat menjalani studi dengan bertanggung jawab.

"PK bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial, sehingga awardee dapat menjalani masa studi dengan optimal serta bertanggung jawab sebagai penerima beasiswa negara," ucapnya.

(dwr/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |