Gerakkan Ekonomi Desa, Ibas Kawal BSPS dan Makan Bergizi Gratis di Pacitan

1 hour ago 1

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan bahwa program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Menurutnya, kedua program itu juga mampu meningkatkan kesejahteraan, gizi warga, dan perputaran ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro saat meninjau program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Pacitan sekaligus memberikan sosialisasi terkait Program Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat, beberapa waktu lalu. Adapun acara tersebut mengusung tema 'Hunian Layak, Keluarga Kuat, Desa Mandiri Bermartabat' yang diikuti oleh lebih dari 500 warga Ngadirojo, Pacitan.

"Setidaknya ada 15 rumah yang telah dibenahi melalui program BSPS atau bedah rumah dari pemerintah pusat, dan saat ini sudah tuntas," kata Ibas dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Dia menegaskan bahwa bantuan tersebut perlu disyukuri sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa perumahan yang layak menjadi landasan penting bagi kesejahteraan keluarga. Menurutnya, rumah yang baik akan memberikan kontribusi pada kesehatan dan ketahanan keluarga.

"Kita harus bersyukur, karena dengan rumah yang layak, keluarga bisa semakin sehat, sejahtera, dan kuat," ujarnya.

Tak hanya berdampak pada aspek sosial, Ibas juga menyoroti efek ekonomi dari program tersebut. Dia menjelaskan bahwa pembangunan rumah turut menggerakkan roda perekonomian desa.

"Melalui program ini, ekonomi desa ikut bergerak. Material seperti batu, kayu, paku, hingga genteng berputar di desa kita. Program yang terlihat sederhana ini ternyata sangat bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Selain BSPS, Ibas turut menyoroti pentingnya Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dia menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk menekan angka stunting dan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup.

"Program Makan Bergizi Gratis ini penting untuk menurunkan stunting. Tidak boleh ada anak-anak kita yang kekurangan atau kekurangan gizi," tegasnya.

Dia menambahkan bahwa jika program ini berjalan tepat sasaran, maka dampaknya tidak hanya pada Kesehatan. Tetapi program ini juga mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Jika program ini tepat sasaran, perekonomian rakyat juga akan tumbuh.Kebutuhan beras, daging ayam, sayur, dan buah akan meningkat dan berputar di desa kita," ujarnya.

Ibas mengatakan pentingnya dukungan terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi desa. Dia menjelaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih dapat membantu pendistribusian kebutuhan petani, termasuk pupuk.

"Koperasi Merah Putih bisa menjadi solusi distribusi pupuk dan kebutuhan pertanian agar lebih mudah diakses oleh kelompok tani," ujarnya.

Selain itu, Edhie Baskoro pun turut mendorong penguatan infrastruktur pertanian, khususnya sistem irigasi. Dia menilai ketersediaan udara menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

"Kami terus mendorong perbaikan saluran irigasi agar lahan pertanian tidak kekurangan udara, serta mendukung penggunaan alat pertanian yang lebih modern agar hasilnya semakin optimal," tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi, anggota DPRD Kabupaten Pacitan, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Pacitan Listiana Asworo, serta segenap perangkat Desa Cokrokembang yang bersama-sama mendukung pelaksanaan program pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (akn/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |