Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian-capaian pemerintahannya yang telah berjalan dua tahun. Ia memberikan rapor 'ok' atas kinerja pemerintahannya tersebut.
"Dua tahun ini kita baru berprestasi tapi saya kira dua tahun bolehlah kita ya, rapor kita 'ok' menurut saya ya," kata Prabowo di acara peluncuran bukunya '10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia' di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil capaian nyata tersebut membuat pemerintahannya percaya diri menghadapi rakyat. Salah satu capaian paling nyata, kata Prabowo yakni swasembada pangan.
"Kita sekarang berjalan, berdiri menghadapi rakyat kita, menghadapi konstituen kita, menghadapi bangsa Indonesia kita penuh dengan kepercayaan diri karena kita telah membuktikan bahwa kita berhasil dengan nyata.
"Swasembada, swasembada pangan nyata Saudara-saudara. Periksa gudang semua. Kita siap ancaman di dunia, kita siap. Swasembada pangan kita menuju dan kita lebih kuat dari banyak negara lain, Saudara-saudara," lanjutnya.
Selain itu, Prabowo juga membeberkan capaian di sektor energi. Di tengah krisis minyak dunia, BBM Indonesia masih aman bahkan tidak menaikkan harga BBM subsidi.
"Dan juga karena menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita. Kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih kita tidak naikkan walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang. Bukan tidak menghadapi kesulitan," ujarnya.
Prabowo pun mengungkapkan pendapatan (revenue) Danantara mengalami lonjakan signifikan dalam satu tahun sejak beroperasi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, pendapatan Danantara disebut meningkat hingga 400 persen.
"Kita juga tadi disinggung dalam satu tahun beroperasi Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen," ujarnya.
Prabowo menegaskan angka tersebut masih akan terus diaudit dan diverifikasi. "Saudara-saudara kurang lebih. Ini terus harus kita audit, terus harus kita cek. Tapi kalaupun tidak 400 persen, 300 persen atau 200 persen ini signifikan, peningkatan signifikan dalam satu tahun bekerja," lanjut Prabowo.
(eva/fca)


















































