Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto memberi instruksi lewat pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) agar semua menteri terkait bantu membenahi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyambut positif langkah tersebut.
"Ya, saya rasa itu adalah langkah yang sangat positif dan baik. Jika kita melihat apa yang terjadi pada kepemimpinan yang lama, mereka seolah-olah menjadi sebuah superbody. Semua dikerjakan sendiri tanpa mau melibatkan lembaga dan instansi lainnya," kata Charles kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Charles mengatakan keterlibatan para menteri terkait bisa membuat tata kelola MBG menjadi lebih baik.
"Dengan adanya koordinasi bersama pemangku kepentingan lain-baik itu Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, hingga pemerintah daerah-maka tata kelola program ini tentu akan menjadi lebih baik," ucap dia.
Charles juga mengingatkan agar para menteri terkait mengevaluasi kembali penerima manfaat. Menurutnya, tak perlu memaksakan diri untuk memenuhi 82 juta penerima manfaat
"Tidak perlu memaksakan angka 82 juta, tetapi difokuskan pada siapa yang sesungguhnya membutuhkan," ujar dia.
Instruksi Prabowo
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk membantu Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembenahan tersebut akan dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari usai rapat terbatas bersama Prabowo di Istana, Jakarta, Rabu (15/7). Arahan itu menjadi salah satu poin utama dalam rapat, mengingat program MBG bukan pekerjaan yang mudah karena menyasar jutaan penerima manfaat.
"Dan yang poin paling penting sebenarnya pada rapat tadi adalah Pak Presiden menugaskan seluruh menteri terkait untuk membantu pimpinan BGN dalam melakukan pembenahan. Itu perintah beliau langsung. Jadi silakan ada Kemenkeu, ada BPKP, ada mana lagi tadi semualah dikoordinir oleh Menko Pangan," kata Agustina.
"Buat kami sebagai pimpinan BGN tuh yang paling seneng tuh apa, perintah beliau kepada seluruh kementerian bantu pimpinan BGN untuk membenahi ini karena kami tahu ini tidak mudah karena melibatkan jutaan penerima manfaat," lanjutnya.
(maa/amw)


















































