Jakarta - Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran yang digelar beberapa waktu lalu. Mahkota Binokasih diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang.
Adapun prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana sebelumnya juga berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5).
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan kegiatan pawai Mahkota Binokasih sudah sering dilakukan di Sumedang dengan menggunakan mobil Jeep. Namun, tahun ini mahkota diarak dalam prosesi kebudayaan.
"Mulai tahun ini Mahkota Binokasih diarak, bukan lagi pakai mobil Jeep, tetapi dengan acara kebudayaan yang berasal dari nilai leluhur kita, dibawa keliling Jabar. Mampir di delapan tempat, kemudian puncaknya nanti di Kota Bandung menuju Gedung Sate, dan kemudian nanti kembali lagi ke Sumedang," ujar Dedi dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Ia menegaskan Hari Tatar Sunda akan rutin dilaksanakan setiap tahun dalam tajuk Milangkala Tatar Sunda. Selain Jabar, acara ini juga akan berlangsung di sebagian desa di Banten dan Jateng yang masih memiliki tradisi Sunda.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir berterima kasih atas perhatian gubernur terhadap kebudayaan Sunda, khususnya di Kabupaten Sumedang.
"Ini sebuah perhelatan yang luar biasa, syarat akan makna bagaimana sebuah milangkala menjadi cerminan sejarah dan kompas bagi masa depan Jawa Barat dan Sumedang di dalamnya," ungkapnya.
Adapun dari Sumedang, Napak Tilas Padjadjaran yang mengarak Mahkota Binokasih bergerak menuju Kawali, Ciamis, pada hari Minggu (3/5). Selanjutnya, pada Senin (4/5) malam akan menuju ke Kampung Naga di Tasikmalaya.
Kemudian diarak menuju ke Cianjur pada hari Selasa (5/5) dan Bogor pada Rabu (6/5). Napak tilas berlanjut ke Karawang pada Jumat (8/5), lalu Depok pada Sabtu (9/5) dan Minggu (10/5) di Kabupaten Cirebon.
Puncak Napak Tilas Padjadjaran akan berlangsung di Kota Bandung dalam kegiatan kirab budaya kesenian kabupaten dan kota se-Jabar pada Sabtu (16/5).
Pada Minggu (17/6) malam, perayaan Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda akan menghadirkan pertunjukan kolosal kebudayan di Gedung Sate.
Sebagai informasi, penyerahan Mahkota Binokasih turut disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Wakil Gubernur Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman, Bupati Sumedang dan sejumlah pejabat Provinsi Jabar dan Kabupaten Sumedang.
(anl/ega)

















































