54,5% Wilayah Indonesia Masuki Kemarau, BMKG Ingatkan Hujan di Bawah Normal

2 hours ago 3

Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut 54,5% luasan wilayah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau. BMKG memperingatkan curah hujan sudah di bawah normal.

"Jadi pesannya juga dari slide ini adalah pola kemarau tidak sama di Indonesia, dampak dari El Nino juga tidak seragam di Indonesia karena wilayah kita ini besar sekali," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan, dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (30/7/2026).

"Menggambarkan kondisi monitoring musim kemarau yang sekarang ini sudah terjadi. Jadi sudah 509 zona musim atau 54,5% dari luasan wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau," tambah dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak bulan Juni, sebagian besar wilayah Indonesia di bagian selatan khatulistiwa sudah memasuki musim kemarau. Kemarau masih berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

"Hingga akhir bulan Juni kita melihat bahwa sebagian besar wilayah Indonesia yang di selatan khatulistiwa, kita lihat saja di gambar yang di panel sebelah kiri itu sudah warnanya kecokelatan yang artinya sudah masuk musim kemarau," ucapnya.

Sementara di Pulau Jawa, dia menunjukkan sifat hujan di bawah normal. Hal tersebut sesuai dengan prediksi yang telah disampaikan pada bulan Maret lalu.

"Sering ada pertanyaan apakah kekeringan tahun ini akan separah atau lebih parah daripada kondisi yang sebelumnya. Untuk bulan Mei dan bulan Juni kita sudah meranking kondisi curah hujan di Indonesia," ungkapnya.

Bulan Mei lalu menurutnya tercatat sebagai salah satu bulan terbasah dengan peringkat ketiga tertinggi. Sementara bulan Juni masuk kategori bulan terkering.

"Pada dasarnya terakhir bulan Juli tahun 2026 yang baru saja kita lalui ini terlihat memang bahwa hujan sudah retreat. Baik dari segi curah hujan di sebelah kiri, warnanya mayoritas dominan di wilayah Indonesia sudah kecokelatan, dan ditunjukkan juga di sebelah kanan melalui informasi sifatnya bahwa mayoritas sifat hujan yang terjadi di wilayah Indonesia sudah jauh di bawah normal," pungkasnya.

(rdh/mea)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |