Jakarta -
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara, Bahtra Banong, melanjutkan rangkaian reses di Kabupaten Bombana. Dalam kegiatan tersebut, ia menjalankan dua program yang menjadi ciri khas pengabdiannya kepada masyarakat, yakni Bahtra Menyapa dan Bahtra Peduli.
Melalui kegiatan itu, ia mengunjungi tiga desa, yakni Desa Puu Lemo, Desa Batu Putih, dan Desa Rau Rau. Selain berdialog langsung dengan masyarakat, ia juga menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga.
Dalam program Bahtra Menyapa, ia membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah usulan yang disampaikan warga di antaranya terkait pembangunan infrastruktur desa, perbaikan jaringan irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa.
Ia mengatakan, seluruh aspirasi tersebut akan dihimpun sebagai bahan perjuangan di DPR RI dan dikoordinasikan dengan pemerintah sesuai bidang kewenangannya.
"Saya ingin memastikan bahwa masyarakat di desa-desa memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung. Setiap masukan yang kami terima akan menjadi bagian dari perjuangan kami di DPR RI. Bagi saya, reses bukan sekadar kewajiban konstitusional, tetapi momentum untuk memastikan kebijakan negara benar-benar berangkat dari kebutuhan rakyat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/7/2026).
Selain menyerap aspirasi, Bahtra melalui program Bahtra Peduli juga menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat di tiga desa tersebut. Menurutnya, kegiatan berbagi itu bukan hanya dilakukan saat masa reses, melainkan telah menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Di samping pembagian sembako, ia mengatakan pihaknya juga terus menjalankan berbagai program sosial lainnya, seperti bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu, fasilitasi bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP), serta berbagai bentuk bantuan kemasyarakatan lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Bagi saya, pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal masa reses atau masa sidang. Karena itu, Bahtra Peduli kami hadirkan sebagai gerakan sosial yang berjalan secara berkelanjutan. Setiap hari Jumat kami berbagi sembako di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara, di samping membantu masyarakat melalui program bedah rumah, beasiswa PIP, dan berbagai bantuan sosial lainnya. Ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir bersama rakyat, bukan hanya saat bertemu dalam agenda resmi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Ia menambahkan, program Bahtra Menyapa dan Bahtra Peduli akan terus dijalankan sebagai wujud komitmennya dalam mendekatkan fungsi representasi DPR RI dengan kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat harus dapat dirasakan melalui kerja politik yang memperjuangkan aspirasi sekaligus aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kepercayaan masyarakat Sulawesi Tenggara adalah amanah yang sangat besar. Karena itu, saya akan terus menjaga kedekatan dengan masyarakat, memperjuangkan aspirasi mereka di DPR RI, dan memastikan kehadiran kami membawa manfaat yang nyata. Politik harus menjadi sarana untuk melayani, mengabdi, dan menghadirkan solusi bagi rakyat," pungkasnya.
(anl/ega)


















































