Tak Ada Keraguan! Misbakhun Akui Menkeu Baru Sangat Paham Fiskal

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menilai Menteri Keuangan Suahasil Nazra, yang baru dilantik awal pekan ini, memiliki kemampuan mumpuni dalam membuat dan mengeksekusi kebijakan fiskal.

Hal tersebut mengingat rekam jejak Suahasil yang panjang dalam keterlibatannya menyusun kebijakan fiskal. Seperti diketahui, Suahasil pernah mengampu jabatan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), sebelum menduduki kursi Wakil Menteri Keuangan di era Menteri Sri Mulyani dan Purbaya Yudhi Sadewa. 

"Ini bukan figure baru di dalam mengelola fiskal kita. Dia sangat memahami situasi yang ada. Situasi yang ada," ungkap Misbakhun dalam program CNBC Indonesia Power Lunch, dikutip pada Kamis (17/9/2026).

Menurut Misbakhun, Suahasil dengan latar belakang sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal dan Wakil Menteri Keuangan sudah sangat paham dalam pembuatan kebijakan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, menjaga rasio utang, menjaga APBN, dan kesejahteraan masyarakat.

"Dia adalah PIC, person in charge sebelumnya walaupun statusnya masih Wakil Menteri Keuangan tapi dia tahu apa yang harus dikerjakan kalau soal rasio utang, jumlah bunga yang harus jadi tanggung bagaimana kemudian kalau ada jatuh utang, jatuh tempo, melakukan revolving menarik yang lama diganti yang baru kemudian berapa, kapan harus yang tinggi ditarik pada saat situasi seperti ini," ujar Misbakhun.

"Kemudian membangun basis premium surat utang harus jalan kepada siapa, ketemu sama siapa karena itu bukan pekerjaan rumah karena dia sudah mengerti dia sudah mengerti dia bukan orang baru dalam tugas ini," sambungnya.

Suahasil, dinilai Misbakhun, sudah cakap berada di balik penyusunan kebijakan pemerintah terkait fiskal dan menjaga stabilitas keuangan negara sejak menjadi Wakil Menteri.

Hanya saja bedanya, saat ini sebagai Menteri memiliki kewenangan lebih untuk melakukan keputusan.

"Perbedaannya adalah dulu dia Wakil Menteri Keuangan kemudian kalau mau mengeksekusi kalau dia punya ide, punya gagasan belum bisa menjadi keputusan. Sekarang dia punya ide, punya gagasan instrumen keputusan sudah di tangan dia."

Dirinya sebagai anggota legislatif pun mengaku tidak terlalu khawatir dengan sosok Suahasil sebagai 'Bendahara Negara' yang baru. Meskipun demikian, dirinya tetap memastikan akan terus melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap isi dan eksekusi kebijakan fiskal Suahasil.

"Jadi gak ada kekhawatiran yang berlebihan tinggal bagaimana nanti eksekusi di lapangannya eksekusi kebijakannya ini kita monitoring, kita evaluasi," ujarnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |