Suami di Blitar Bunuh Istri gegara Tak Disiapkan Makan dan Kopi

2 hours ago 1

Jakarta -

Seorang istri inisial SN (48) di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, tewas dianiaya oleh suaminya R (44). Ia menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) lantaran dipicu sakit hati.

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Margono Suhendra mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, R mengaku sakit hati dengan korban. Bahkan, pelaku menyebut korban tak dapat melakukan tugasnya melayani suami.

"Motif pemeriksaan sementara karena sakit hati. Korban disebut tidak melakukan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga, misalnya menyiapkan makan dan kopi. Kemudian keduanya cekcok berujung tindakan tersebut," katanya, dilansir detikJatim, Kamis (5/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Margono menyebut, pasutri tersebut sering kali cekcok dan berujung KDRT. Hal itu diperkuat dengan keterangan saksi yang merupakan tetangga. Para tetangga sempat mengingatkan dan merelai saat keduanya cekcok.

"Namun saat peristiwa kemarin itu terus di sekitar tengah malam, sehingga tetangga tidak mendengar cekcok pasutri tersebut," imbuhnya.

Korban dianiaya oleh suaminya beberapa kali. Seperti dicekik dan kepalanya dibenturkan ke tembok. Lalu, korban yang sudah lemas dibawa ke kamar mandi.

"Korban dibawa ke kamar mandi untuk disiram, harapannya agar korban sadar. Setelah itu korban juga dibaringkan ke tempat tidur, sampai dengan pagi tapi korban sudah tidak sadarkan diri," jelasnya.

Margono menyebut, berdasarkan hasil autopsi, korban diperkirakan meninggal antara pukul 03.00 WIB hingga 06.00 WIB. Cairan air juga ditemukan di pernapasan atas dan bawah. Hal itu diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat juga Video 'Motif Suami Bunuh Istri di Palembang: Pelaku Tak Kerja-Cekcok Ekonomi':

(yld/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |