Jakarta, CNBC Indonesia - Gedung perkantoran di Jakarta sempat mengalami masa suram dalam satu dekade terakhir. Banyaknya ruang kantor baru bermunculan, membuat tingkat okupansi terus turun hingga memunculkan istilah "perkantoran hantu", pasalnya banyak lantai kosong tak terisi penyewa.
Namun situasi itu mulai berubah pada 2026. Head of Research JLL Indonesia James Taylor mengatakan pasar perkantoran di kawasan pusat bisnis Jakarta atau central business district (CBD) kini mulai bergerak naik, terutama ditopang minimnya suplai baru dan meningkatnya aktivitas penyewaan.
"Selama 10 tahun terakhir Jakarta memiliki tambahan sekitar satu juta meter persegi ruang kantor Grade A. Tingkat okupansi yang pada 2015 berada di sekitar 95% bahkan sempat turun hingga di bawah 65%," ujar James dalam media briefing Jakarta Property Market Update Kuartal I-2026 di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/5/2026).
Meski begitu, pada kuartal I-2026, pemulihan mulai terlihat. Salah satu faktor yang mendukung pemulihan adalah minimnya pasokan baru, bahkan diperkirakan tidak ada tambahan pasokan gedung baru hingga 2028.
Ketika suplai tertahan, jumlah penyewa justru mulai meningkat. JLL mencatat permintaan ruang kantor di CBD mencapai sekitar 21.000 meter persegi pada kuartal pertama tahun ini atau melonjak dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Permintaan terutama terfokus pada gedung Grade A, tetapi menariknya pemulihan juga mulai terlihat pada gedung Grade B dan Grade C," ujar James.
Pemulihan juga mulai terasa di luar CBD meski lebih lambat. Kawasan TB Simatupang menjadi salah satu area non-CBD yang mulai kembali ramai diminati penyewa. Jumlah penyerapan perkantoran sekitar 15.000 meter persegi pada kuartal I-2026, naik dua kali lipat dibanding kuartal sebelumnya.
"Dalam 10 tahun terakhir ketika harga sewa CBD murah dan banyak ruang kosong tersedia, banyak penyewa mencari value di kawasan seperti ini. Tetapi dengan pemulihan CBD saat ini, penyewa kemungkinan akan kembali melihat TB Simatupang sebagai alternatif untuk mendapatkan nilai yang lebih baik," katanya.
(hoi/hoi)
Addsource on Google


















































