Polisi menangkap Saepul (26), pembunuh dan pemutilasi pria bernama Kunaefi (51) di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Pelaku baru mengontrak tujuh bulan bersama pria berinisial JJ.
"Pertama kali ngontrak itu kebetulan saya lagi keliling untuk kegiatan Ramadan. Itu sekitar 6-7 bulan yang lalu. Itu saya ketemu sama si korban dan ketemu sama si yang bunuh," ujar Ketua RT 03/05 Cipayung Jaya, Aris, kepada wartawan di Cipayung Jaya, Depok, Rabu (5/8/2026).
Aris mengatakan sempat menegur Saepul saat melewati kontrakan. Dia meminta Saepul melapor apabila mengontrak di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lagi keliling, terus kebetulan rumahnya terbuka. Mas ngontrak di sini? 'Iya, Pak, Bapak RT, ya?' Iya, sudah lapor? 'Belum, Pak. Saya baru pindah', 'Oh ya sudah. Saya tunggu ya, siapkan KTP dan KK. Tinggal di sini berapa orang?', 'Dua orang, Pak. Dan kebetulan kami membuka usaha di sini'," ungkapnya.
Dia mengatakan korban dan Saepul memiliki bisnis bersama. Saat bertemu pelaku, dia berdalih tidak melapor mengontrak karena banyak kegiatan.
"Aduh, kalau nggak ketoprak, martabak. Saya lupa. Sudah beberapa bulan lalu (usaha pelaku dan korban). Sudah sampai di situ, terus selanjutnya saya ketemu lagi itu di pembagian santunan yatim. Saya tanya juga di situ, sudah ke rumah belum? 'Belum, Pak, belum sempat karena kami berangkat pagi pulang malam. Ada kegiatan-kegiatan terus'," jelasnya.
Aris mengatakan Saepul tinggal berdua dengan rekannya berinisial JJ.
"Mungkin karena yang saya tahu, ternyata itu yang tinggal di situ berdasarkan keterangan tadi dari Resmob, si JJ ya namanya kalau nggak salah, sama si Ipul," ungkapnya.
"Sedangkan yang setiap saya keliling, ketemu sama si penghuni kontrakan, itu yang saya ketemu yang tinggi yang membunuh sama si korban," ucapnya.
Aris mengaku tidak mengenal pelaku. Menurutnya, kepribadian Saepul tertutup.
"Jadi, kalau saya sendiri sebagai pengurus lingkungan, hanya mengetahui. Dan tadi juga mungkin mas-mas semua, Mbak, sudah tahu dari keterangan Pak Sunardi warga saya yang memang lebih berdekatan dan memang orangnya agak tertutup ya, agak tertutup," ungkapnya.
Polisi Dalami Motif Pelaku
Apa motif pelaku membunuh dan memutilasi korban? Polisi saat ini masih mendalami.
Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreksrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan pihaknya saat ini masih mendalami keterangan pelaku untuk mengungkap motif sebenarnya. Pasalnya, pelaku diketahui merampas motor dan harta benda milik korban.
"Motif pembunuhan sedang kami dalami. Namun ditemukan fakta bahwa pelaku diduga penyuka sesama jenis," kata Ipda Breggy dalam keterangannya, Rabu (5/8).
Lihat juga Video: Saepul Pemutilasi di Depok Ditangkap Saat Kabur ke Pandeglang!
(dvp/lir)


















































