Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah radio di Inggris tiba-tiba mengumumkan kematian Raja Charles III, namun tak lama kemudian meminta maaf karena telah mengumumkan informasi yang keliru.
Kabar kematian Raja Charles itu diumumkan pada Selasa (19/5) sore karena kesalahan komputer di studio utamanya di Maldon, Essex timur, kata Radio Caroline dalam sebuah unggahan di media sosial.
"Radio Caroline kemudian menghentikan siarannya, kondisi tersebut membuat kami harus memulihkan program dan menyampaikan permintaan maaf di siaran," kata manajer radio Peter Moore dalam unggahan Facebook, seperti dikutip dari Euronews.
Kesalahan yang menggemparkan tersebut terjadi saat Raja Charles dan Ratu Camilla berada di Irlandia Utara untuk menonton pertunjukan grup musik rakyat Irlandia.
Tidak jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai Radio Caroline menyadari telah mengumumkan informasi yang keliru.
Didirikan pada tahun 1964 untuk menantang monopoli penyiaran BBC, Radio Caroline sebelumnya beroperasi dari kapal-kapal di lepas pantai Inggris.
Setelah undang-undang pada 1967 memaksa banyak penyiar bajak laut untuk tutup, radio ini tetap beroperasi sebelum mengakhiri siaran lepas pantai pada 1990.
Caroline dan stasiun bajak laut serupa lainnya menginspirasi film komedi tahun 2009 "The Boat that Rocked" yang dibintangi Bill Nighy dan Philip Seymour Hoffman tentang sekelompok DJ eksentrik yang tinggal dan bekerja bersama di laut.
(hsy/hsy)
Addsource on Google


















































