Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan pembiayaan berbunga murah kepada sektor-sektor industri yang tengah tertekan akibat persaingan global.
Purbaya secara khusus menyoroti sejumlah industri yang selama ini menjadi andalan ekspor Indonesia, seperti tekstil, alas kaki, furnitur, hingga baja, namun kini menghadapi tantangan besar untuk bertahan dan berkembang.
Menurutnya, banyak pelaku usaha di sektor tersebut mengeluhkan sulitnya memperoleh akses pembiayaan dengan biaya yang terjangkau.
"Kita lihat lagi sektor-sektor kita yang terdesak oleh globalisasi yang dahulu unggul, seperti tekstil, sepatu, dan baja, apakah bisa kita bantu, karena mereka menyatakan saat ini sulit mendapatkan pinjaman," kata Purbaya dalam acara Indonesia Eximbank Export Connect di Jakarta.
Purbaya bahkan meminta LPEI aktif mendatangi pelaku industri dan menawarkan skema pembiayaan dengan bunga yang lebih kompetitif dibandingkan pembiayaan komersial.
"Sebagai lembaga pembiayaan ekspor, coba bicara dengan industri, tekstil, furniture dan lain-lain, dan coba tawarkan bunga pembiayaan yang murah," ujarnya.
Tak hanya itu, Purbaya membuka kemungkinan menurunkan target pendapatan bunga LPEI apabila dinilai menghambat efektivitas lembaga tersebut dalam menjalankan mandat negara.
"Bila masih ketinggian juga, nanti saya lihat, apakah KPI pendapatan bunga LPEI perlu diturunkan, tidak perlu tinggi tapi efektif menjawab harapan pelaku usaha. Kan saya yang menentukan parameter kinerjanya," tegasnya.
Arahan tersebut datang di tengah upaya transformasi LPEI yang kini memasuki usia ke-17 tahun. Sebagai policy bank sekaligus Special Mission Vehicle (SMV) pemerintah, LPEI memiliki mandat untuk mengisi kesenjangan pembiayaan yang belum dapat dilayani lembaga keuangan komersial.
Direktur Eksekutif LPEI Sukatmo Padmosukarso mengatakan arahan Menteri Keuangan semakin menegaskan peran lembaganya yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga dampak ekonomi yang lebih luas.
"Nilai yang kami bawa tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi dirumuskan melalui Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability," kata Sukatmo.
Saat ini, LPEI juga mendapat mandat untuk mendukung penguatan sektor strategis nasional, termasuk tekstil, alas kaki, dan furnitur yang tengah menghadapi tekanan dari perlambatan ekonomi global dan meningkatnya persaingan perdagangan internasional.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

















































