Video: Ambisi 100 GWp PLTS, Jalan RI Keluar Dari 'Candu' Batu Bara

45 minutes ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintahan Presiden Prabowo meresmikan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt peak (GWp) sebagai bagian dari strategi pemerintah menuju kemandirian dan swasembada energi nasional.

Program and Policy Manager CERAH, Wicaksono Gitawan memandang realistis target pemerintah mencapai 100 GWp cukup realistis didasarkan pada potensi kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) RI yang mencapai 3.700 GW yang mayoritas didukung sektor PLTS. Namun yang perlu dicermati adalah kesiapan RI dalam perencanaan untuk mencapai target 100 GWp PLTS dalam Waktu 2-3 Tahun

Pengembangan PLTS ini juga harus diikuti dengan upaya menekan ketergantungan RI terhadap energi fosil termasuk PLTU Batu Bara. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong peningkatan daya saing dan keekonomian EBT sehingga dapat mengurangi penggunaan pembangkit fosil, oleh karena itu diperlukan penguatan regulasi yang bisa mendorong percepatan implementasi EBT dan phase out PLTU batu bara.

Sementara Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Mada Ayu Habsari menyebutkan target 100 Gpw sebagai visi luar biasa dara negara namun diperlukan peta jalan yang jelas agar implementasi dapat dijalankan dengan tepat.

Pengembangan PLTS membutuhkan Kerjasama pemerintah, industry, akademisi hingga stakeholder terkait oleh Karena itu pelaku usaha memastikan upaya penguatan SDM dan teknologi untuk mendukung implementasi PLTS dan memanfaatkan potensi energi Surya RI.

Diperkirakan pengembangan PLTS akan membuka 5, 3juta lapangan kerja sehingga dibutuhkan upaya mempersiapkan kualifikasi SDM untuk memenuhi kebutuhan industri Surya mengingat saat ini ketersediaan tenaga kerja sektor ini baru mencapai 10 ribu. Selain itu perlu dikembangkan industri pendukung dengan penerapan teknologi yang listrik surya yang terus berkembang.

Seperti apa potensi, strategi hingga kesiapan SDM dan teknologi mendukung target PLTS pemerintah RI? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Program and Policy Manager CERAH, Wicaksono Gitawan dan Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Mada Ayu Habsari dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 14/09/2026)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |