Jakarta -
Video pemuda inisial BW (19) di Desa Wringinagung, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, mengaku korban begal hingga pamer potongan jari viral di media sosial. Ternyata setelah ditelusuri, pemuda berbohong demi konten.
Dilansir detikJateng, Selasa (4/8/2026), dalam video viral, tampak pemuda itu berada di depan rumah dalam kondisi berlumuran cairan warna gelap. Kemudian, dia menaruh sesuatu benda yang sekilas mirip jari manusia.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, mengatakan pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti video yang viral pada Minggu (2/8). Polisi mendatangi lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa pemuda yang mengaku sebagai korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pemeriksaan, ternyata BW berbohong. Kepada polisi, BW mengaku mengarang cerita dibegal hanya untuk konten.
"Hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang kami lakukan menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak benar. Video itu dibuat untuk konten oleh seorang pemuda berinisial BW (19) dan seluruh cerita yang disampaikan merupakan rekayasa," kata Rachmad saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Menurut Rachmad, BW, mengaku sengaja membuat cerita pembegalan agar dianggap berani dan hebat oleh teman-temannya. Dalam proses pemeriksaan, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang digunakan untuk membuat konten tersebut, di antaranya sebilah samurai dan potongan wortel yang dijadikan seolah-olah jari pelaku yang terputus.
Sementara itu, BW saat ditemui di Polres Pekalongan, mengakui video itu hanya konten. BW mengatakan, video semula hanya diunggah di status WhatsApp (WA) miliknya, hanya sekitar 5 menit, kemudian dihapusnya. Tapi status itu sudah telanjur dilihat oleh beberapa orang, kemudian viral di sosial media.
Baca berita selengkapnya di sini.
(whn/lir)


















































