Menkeu Suahasil: Dirjen Bea Cukai Memang Mantap!

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia-Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil mengumpulkan Rp210,2 triliun hingga Agustus 2026 atau 62,6% dari target. Realisasi tersebut naik 7,8% dibandingkan periode yang sama dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/yoy).

"Ini salah satu prestasi di DJBC yang kita apresiasi. Mengumpulkan penerimaan bukan pekerjaan mudah," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (18/9/2026)

Rinciannya, cukai dengan porsi terbesar yaitu 148,7% atau tumbuh 3,2%. Kemudian bea masuk Rp36,4 triliun (13%) dan bea keluar Rp25,1 triliun (34,4%)

"Berbagai faktor mempengaruhi seperti ekspor, pakai kurs valas, saat valas penguatan volume ekspor naik bea juga naik. Impor barang itu pakai valas, kalau nilai impor naik maka bea masuk naik," jelasnya.

Suahasil juga menyampaikan kinerja penindakan rokok ilegal yang sudah mengamankan 1,124 miliar batang. DJBC juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum yang lain.

APBN KiTa Edisi September 2026. Penerimaan Kepabeanan dan Cukai. (Tangkapan Layar)APBN KiTa Edisi September 2026. Penerimaan Kepabeanan dan Cukai. (Tangkapan Layar) Foto: APBN KiTa Edisi September 2026. Penerimaan Kepabeanan dan Cukai. (Tangkapan Layar)

Saat menyampaikan itu, Suahasil bertanya kepada awak media siapa yang merokok. Ternyata yang muncul adalah Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama.

"Dirjen Bea Cukai memang mantap," kata Suahasil bercanda diikuti tawa dan tepuk tangan para pejabat eselon I lainnya.

DJBC juga berhasil menindak narkotika sebanyak 11,43 ton. Kemudian emas berhasil ditindak sekitar 334,5 kg.

"Ini adalah upaya untuk menjaga SDA Ri ke luar negeri dengan cara yang tidak baik. Itu adalah penerimaan dari kepabeanan cukai dan pengawasan," pungkasnya.

(mij/mij) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |