Lebih dari 826 Ribu Mobil Lintasi Puncak Bogor Selama Masa Mudik Lebaran

3 hours ago 4

Bogor -

Satlantas Polres Bogor mencatat total sebanyak 826.858 kendaraan roda empat memadati Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Ratusan ribu kendaraan itu melintasi Puncak, Bogor, selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, yang digelar pada 13-25 Maret atau masa mudik dan libur lebaran.

"Total kendaraan sejak dimulainya operasi Ketupat Lodaya 2026 itu dari tanggal 13 Maret sampai hari ini, kendaraan yang keluar dari exit Tol Ciawi menuju ke arah Puncak atau kendaraan roda empat sebanyak 411.774 kendaraan. Yang sudah meninggalkan wilayah Puncak dari awal Operasi Ketupat sampai hari ini sebanyak 415.84 kendaraan," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto, Rabu (25/3/2026).

"Sehingga total kendaraan baik yang naik (Jakarta arah Puncak) maupun turun (Puncak arah Jakarta), untuk roda empat atau lebih itu sebanyak 826.858 kendaraan," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ardian menambahkan, volume kendaraan yang menuju Puncak Bogor mengalami penurunan pada Rabu (25/3). Arus kendaraan diprediksi mengalami peningkatan hingga malam ini.

"Hari ini memang ada peningkatan arus wisata, tetapi memang tidak begitu tinggi dibandingkan dengan Senin maupun Selasa kemarin. Sehingga durasi one way pun tidak terlalu lama, tadi hanya kurang lebih 3 jam untuk one way arah ke bawah," kata Ardian.

"Memang untuk sampai pukul 24.00 nanti malam, (volume kendaraan) masih akan sedikit bertambah. Namun memang ini tidak akan terjadi lonjakan yang signifikan," imbuhnya.

Ardian menyebut anggota Satlantas Polres Bogor tetap disiagakan di Jalan Raya Puncak, meski Operasi Ketupat Lodaya 2026 telah selesai. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan arus karena masih dalam masa libur sekolah dan penerapan sistem WFH.

"Yang mana memang kegiatan rutin ini kami ambil dari pengamanan pada saat weekend, sehingga mengantisipasi apabila ada lonjakan arus wisata dari liburnya anak sekolah, kemudian dari diberlakukannya WFH," tuturnya.

(sol/wnv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |