Serang - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Banten, dikeluhkan rusak. Akibatnya, listrik warga Pulau Tunda tidak stabil karena hanya mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).
Warga Pulau Tunda, Mamat (43), menyebut ketergantungan pada PLTD membuat pasokan listrik sering tidak stabil. Listrik bergantung pada ketersediaan solar yang menjadi bahan bakar utama.
"Kalau listrik mati, tower juga ikut mati. Warga jadi susah sinyal dan internet," kata Mamat kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).
Dia menjelaskan, dalam kondisi normal listrik biasanya menyala mulai pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB. Namun belakangan, jadwal penerangan kerap berubah akibat gangguan mesin dan keterbatasan stok solar.
"Kadang baru jam 11 malam sudah mati. Pernah juga habis magrib nyala sebentar lalu mati lagi karena trouble," ucapnya.
Meski sering tidak stabil, warga Pulau Tunda rutin membayar iuran listrik harian. Besaran iuran bervariasi mulai Rp 5.500 hingga Rp 15 ribu per malam, tergantung penggunaan alat elektronik di masing-masing rumah.
"Warga antusias bayar iuran listrik, yang penting iurannya dipakai untuk perawatan dan kebutuhan listrik," ujarnya.
Menurut Mamat, masyarakat masih berharap besar terhadap perbaikan fasilitas tenaga surya yang sebelumnya pernah digunakan sebagai sumber listrik di wilayah tersebut.
"Tenaga suryanya sebenarnya masih bagus, cuma baterai dan instalasinya yang rusak. Kalau diperbaiki, listrik bisa nyala lagi," kata Mamat.
"Warga berharap pemerintah daerah maupun pusat segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan listrik di Pulau Tunda," tambahnya.
Mamat menyoroti minimnya tenaga teknis yang memahami pengelolaan fasilitas listrik. Akibat minimnya SDM, kerusakan kecil kerap berkembang menjadi kerusakan besar.
"Kami juga punya masalah krusial dalam pengelolaannya, yaitu tenaga teknis perawatan yang bukan ahli. Pengurus hanya tahu menyalakan dan mematikan mesin. Jadi kalau ada kerusakan sedikit akhirnya merambat," imbuhnya. (aik/fas)


















































